Sulitnya Mencairkan Uang dari Bitcoin: Realita yang Jarang Dibicarakan Investor

Sulitnya Mencairkan Uang dari Bitcoin: Realita yang Jarang Dibicarakan Investor
Sulitnya Mencairkan Uang dari Bitcoin: Realita yang Jarang Dibicarakan Investor.Foto: Jambiseru.com

BISNIS, Jambiseru.com – Bitcoin Terlihat Cair, Tapi Kenyataannya?
Di layar aplikasi, angka Bitcoin tampak hidup. Naik-turun. Hijau-merah.Banyak orang merasa “kaya” ketika saldo kripto melonjak. Tapi masalah sesungguhnya sering muncul bukan saat beli, melainkan saat mau mencairkan.

Di titik inilah banyak investor baru tersadar:
Bitcoin bukan uang tunai, dan proses mengubahnya menjadi rupiah penuh syarat dan risiko.

1. Proses Panjang dari Bitcoin ke Uang Nyata

Untuk mencairkan Bitcoin, setidaknya ada tiga tahap utama:
– Bitcoin disimpan di wallet atau exchange
– Bitcoin dijual ke stablecoin atau rupiah
– Dana ditarik ke rekening bank

Kelihatannya sederhana. Tapi di setiap tahap itu, ada potensi hambatan.

2. Exchange Bisa Membekukan Penarikan

Ini fakta yang jarang dibicarakan dengan jujur.

Exchange kripto punya wewenang penuh untuk:
– Menunda withdrawal
– Membatasi jumlah penarikan
– Membekukan akun sementara
– Meminta verifikasi tambahan

Alasannya bisa macam-macam:
– Aktivitas dianggap mencurigakan
– Update sistem
– Kepatuhan regulasi
– Audit internal
– Masalah likuiditas

Saat itu terjadi, investor tidak punya banyak pilihan selain menunggu.

3. Likuiditas Tidak Selalu Ada

Bitcoin dikenal likuid secara global.
Tapi likuiditas lokal bisa berbeda cerita.

Ketika pasar panik:
– Banyak orang jual bersamaan
– Antrian penarikan menumpuk
– Spread harga melebar
– Proses jadi lambat

Dalam kondisi ekstrem, Bitcoin bisa ada nilainya, tapi tidak ada pembelinya di harga wajar saat itu.

4. Biaya Tersembunyi Saat Mencairkan

Banyak yang baru sadar setelah mencoba withdraw:
– Fee transaksi blockchain
– Fee jual di exchange
– Fee penarikan ke bank
– Selisih kurs beli-jual
– Potensi pajak

Akibatnya, uang yang masuk ke rekening jauh lebih kecil dari yang dibayangkan.

Bitcoin naik 20% di grafik, tapi uang yang cair bisa terasa “hanya segitu”.

5. Risiko Wallet: Salah Kirim = Hilang Selamanya

Berbeda dengan bank, transaksi Bitcoin tidak bisa dibatalkan.

Salah:
– Alamat wallet
– Network
– Memo
– Format transfer

Hasilnya bisa fatal:
uang hilang permanen tanpa layanan pengaduan.

Ini bukan teori.
Ini sudah dialami ribuan pengguna kripto di seluruh dunia.

6. Faktor Regulasi dan Pajak

Di Indonesia, kripto bukan alat pembayaran, tapi aset digital.

Artinya:
– Ada pajak transaksi
– Ada laporan keuangan
– Ada pengawasan exchange resmi

Ketika nominal sudah besar, proses pencairan bisa:
– Diminta klarifikasi sumber dana
– Dipantau oleh bank
– Dipotong pajak otomatis

Bagi sebagian orang, ini jadi kejutan yang tidak siap mereka hadapi.

7. Psikologi Investor: Takut Jual, Takut Rugi

Ironisnya, kesulitan mencairkan Bitcoin bukan cuma teknis, tapi juga mental.

Banyak investor:
– Takut jual karena berharap naik lagi
– Menunda withdraw sampai pasar turun
– Terjebak “nanti dulu” terus-menerus

Akhirnya, keuntungan di layar tidak pernah benar-benar menjadi uang nyata.

8. Bitcoin Bukan untuk Semua Orang

Bitcoin cocok untuk:
– Investor berpengalaman
– Orang yang paham risiko

Mereka yang siap kehilangan sebagian dana
Bitcoin tidak cocok untuk:
– Orang yang butuh dana cepat
– Mereka yang tidak paham teknologi
– Investor yang menganggap kripto seperti tabungan

Karena saat uang dibutuhkan mendesak,
Bitcoin bisa menjadi aset paling sulit dicairkan.

9. Pelajaran Penting bagi Investor

Beberapa pelajaran krusial:
– Jangan simpan semua dana di kripto
– Gunakan exchange resmi dan patuh regulasi
– Pahami proses withdraw sebelum beli
– Anggap Bitcoin sebagai aset berisiko tinggi
– Jangan percaya “mudah kaya dari kripto”

Bitcoin bukan penipuan,
tapi ekspektasi berlebihanlah yang sering menipu investor sendiri.

Angka di Aplikasi Bukan Uang di Rekening

Bitcoin memberi harapan.
Tapi harapan tanpa pemahaman bisa berubah jadi kekecewaan.

Selama Bitcoin masih:
Bergantung pada exchange
Terikat regulasi
Dipengaruhi sentimen global

Maka mencairkan uang darinya tidak akan pernah sesederhana klik tombol.

Pahami risikonya,
atau risiko itu yang akan memahami Anda… dengan cara yang menyakitkan.

Bagaimana? Masih nekat jadi investor Bitcoin? Ayo berpikir sehat, jangan tergiur mimpi jadi kaya dari bitcoin. (gie)

Pos terkait