Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Muaro Jambi

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Muaro Jambi
Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Muaro Jambi.Foto: Uda/Jambiseru.com

MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Kepolisian Resor Muaro Jambi menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa dan guru di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, usai menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga Jumat (30/1/2026), jumlah korban terdampak sementara tercatat sekitar 97 orang.

Kapolsek Sekernan, AKP Taroni Zebua, mengatakan sejak siang hari RSUD Ahmad Ripin dipenuhi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mulai PAUD, TK, hingga sekolah dasar yang mengalami gejala mual, muntah, dan diare. Sejumlah guru juga turut mendapatkan perawatan medis.

“Dari siang RSUD Ahmad Ripin kedatangan pelajar PAUD, TK, SD, bahkan juga ada guru terkait indikasi keracunan makanan dari MBG,” katanya.

Menurut dia, indikasi awal mengarah pada menu soto yang dikonsumsi para pelajar. Kepolisian langsung berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan pemeriksaan awal, termasuk mengamankan sampel makanan dan mendistribusikannya ke laboratorium guna diuji kandungan dan keamanannya.

“Sementara ini diindikasikan dari makan soto. Kami bersama OPD terkait melakukan pemeriksaan awal di laboratorium,” sampainya.

Polisi juga mencatat satu orang bayi harus dirujuk ke RSUD Raden Mattaher, Jambi, untuk penanganan lanjutan. Aparat, kata Taroni, memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal sembari menunggu hasil uji laboratorium. (uda)

Pos terkait