Dilanjutkan Anita, akan tetapi persoalan ini sudah beberapa kali diajukan ke provinsi terkait masalah kemacetan yang disebabkan oleh truk angkutan batu bara ini.
Karena kami yakini lebih banyak meninggal gara-gara batu bara dibandingkan dengan covid hari ini. Jadi kami mohon kepada adek-adek mahasiswa untuk bersabar, kami hanya bisa meminta merekomendasikan untuk berupaya melakukan permasalahan ini cepat diselesaikan oleh pemerintah Provinsi Jambi,” katanya. (riz)












