Aipda Hans Laporkan Akun Tiktok, Setelah Difitnah Polisi China

  • Whatsapp
aipda hans
Anggota Propam Polda Jambi Aipda Hans Simangunsong melaporkan satu akun TikTok ke Cyber Crime Polda Jambi. (Ist)

Jambiseru.com – Perbuatan tidak menyenangkan dialami oleh Aipda Hans Simangunsong. Ia difitnah oleh salah satu akun tiktok, sebagi penyebar ujaran kebencian. Ia juga diisukan sebagai polisi China di Media sosial.

Tak terima dengan fitnah yang dilontarkan kepadanya, Aipda Hans Simangunsong pun melaporkan akun tiktok tersebut ke tim Cyber Polda Jambi.

Baca Juga : 10 Negara Termasuk China Ditetapkan Amerika Sebagai Pelanggar Kebebasan Beragama

“Dalam video TikTok akun @great.4hm4dyan yang saya dapatkan, ada video saya dengan kalimat ujaran kebencian. Untuk itu, saya buat laporan ke Cyber Crime Polda Jambi pada Senin kemarin,” kata Hans, Rabu (6/1/2021).

Diungkapkan Aipda Hans, kejadian bermula saat ia membuat video di aplikasi smule. Dalam video tersebut, ia menyanyikan lagu berbahasa Mandarin. Video tersebut ia buat pada Rabu (30/12/2020). Usai diupload, video tersebut kemudian diambil oleh seseorang. Tak hanya sekedar diambil, video tersebut juga diedit dengan diberi tulisan yang berisi ujaran kebencian. Kemudian video tersebut diposting oleh akun TikTok tersebut.

Menurut Hans, video tersebut merupakan video lagu penyemangat lawan korona. Video tersebut ia buat, karena permintaan temannya yang berada di China, serta 10 organisasi Tionghoa. Ia juga bisa menjadi penyemangat masyarakat Indonesia yang sedang diserang wabah virus korona.

“Video ini saya buat dengan maksud untuk menyemangati warga Tionghoa dan Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19. Tidak ada maksud lain daripada itu,” ungkapnya.

Tapi sayangnya, aksinya menyanyi dalam video tersebut, malah menjadi fitnah akibat perbuatan orang yang tidak bertanggungjawab. Perbuatan pelaku tersebut, menurut hans telah mencemarkan nama baiknya. Bahkan isi fitnah tersebut juga telah menyudutkan institusi Polri.

Laporan yang dilayangkan anggota Polri ini ke Tim Cyber Polda Jambi dengan nomor laporan Lapduan/01/Res.2.5/2021/Ditreskrimsus. Dengan dilaporkannya akun Tiktok itu, dia berharap kasus ini segera terungkap.

Terkait fitnah yang dibuat akun tiktok tersebut, menurut Hans secara pribadi telah dimaafkannya. Namun penyebar video tersebut, tetap harus berurusan dengan hukum dan proses hukum akan tetap berjalan.

“Sebagai manusia biasa yang tak luput dari segala dosa, demi Allah, saya pribadi akan memaafkannya. Namun, karena kasus ini adalah bermuatan ujaran kebencian dan sudah mencorengkan atau memfitnah institusi Polri, secara undang-undang yang berlaku, biarlah proses hukum yang akan menyelesaikan permasalahan tersebut untuk ditindaklanjuti,” ujar Hans.

Hans juga mengungkapkan, jika setelah video yang memfitnah dirinya itu beredar, ia juga sempat membuat video klarifikasi di akun Facebooknya. Video klarifikasi itu ia unggah pada selasa (5/1/2021) lalu. (tra)

Sumber : Detik.com

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Sudah 20 Terduga Teroris Ditangkap Hari Ini, 2 Diantaranya Tewas

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : 83 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Baku Tembak Polisi dan Laskar FPI

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Pramugari Cantik Meninggal Usai Diduga Digilir Teman-temannya

Pos terkait