Toyota Tidak Tutup Kemungkinan Akan Produksi Sienta Hybrid

  • Whatsapp
Sejumlah pekerja di pabrik PT TMMI di Karawang sedang memeriksa kelengkapan mobil Toyota Sienta. (Ist)
Sejumlah pekerja di pabrik PT TMMI di Karawang sedang memeriksa kelengkapan mobil Toyota Sienta. (Ist)

JAMBISERU.COM – PT Toyota Astra Motor (TAM) mengaku tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan Sienta Hybrid di Indonesia.

BACA JUGA : Cinta Laura Pamer Paha di JFC, Panitia Akui Ada Kelalaian

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT TAM menjelaskan, ketika sudah mengadopsi suatu model berarti mereka ditantang untuk menghadirkan improvement. Kalau ditanya bisa atau tidak, tentu saja bisa.

Toyota Sienta terbaru diperkenalkan di Thailand, Selasa (6/8/2019). [toyota.co.th]
Toyota Sienta terbaru diperkenalkan di Thailand, Selasa (6/8/2019). [toyota.co.th]

“Kami bisa saja mengimplementasikan hybrid di semua kendaraan yang ada. Apakah itu MPV (Multi-Purpose Vehicle), LCGC (Low Cost Green Car), SUV (Sport Utility Vehicle) itu bisa semua. Jadi kalau saya disuruh jawab ya tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Franciscus Soerjopranoto, di Jakarta, baru-baru ini.

Meski tidak menutup kemungkinan untuk mendatangkan Sienta Hybrid, lelaki yang akrab disapa Soerjo ini mengaku tentu ada beberapa pertimbangan sebelum mengembangkannya. Salah satunya tentu ketika memang ada permintaan dari konsumen.

“Kalau kami masih ragu-ragu marketnya ada atau tidak, mungkin kami tidak meng-consider dia (Sienta) untuk ada,” kata Soerjo.

Padahal, di Indonesia  penjualan Toyota Sienta terbilang seret. Mengacu data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan Sienta terus anjlok sejak November 2017.

Jika pada Oktober 2017 Toyota masih mampu mendistribusikan 1.485 unit Sienta ke diler-diler, di November tahun yang sama Toyota hanya mampu menjual 25 unit dan 69 unit Sienta pada Desember.

BACA JUGAViral! Tertipu Wajah kekasih, TKI Batalkan Pernikahan usai LDR 2 Tahun

Tren penurunan penjualan Sienta masih berlanjut pada 2018. Ketika itu Sienta hanya terdistribusi sebanyak 1.000 unit. Lalu di 2019, penjualan Sienta belum juga menyentuh angka 120 unit. (ndy)

Pos terkait