Kadinkes: ODP di Batanghari Rata-rata Baru Pulang dari Luar Kota

  • Whatsapp
Kadinkes Batanghari dr Elfie
Kadinkes Batanghari, dr Elfie. Foto : Rizki/Jambiseru.com

Kadinkes: ODP di Batanghari Rata-rata Baru Pulang dari Luar Kota

Jambi, Batanghari – Data dari Dinas Kesehatan Batanghari terdapat 80 Orang Dalam Pengawasan (ODP). Mereka diawasi karena dikhawatirkan terpapar Virus Corona. Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batanghari, dr. Elfie Yennie, ODP di Bumi Serentak Bak Regam rata-rata orang yang sudah pulang bepergian dari luar kota.

Bacaan Lainnya

Baca JugaPemerintah Berikan Keringanan Cicilan Kendaraan Selama Setahun

“Iya, dari ODP yang ada saat ini bermacam-macam, kebanyak baru pulang dari dinas luar, baru pulang umroh, dan masyarakat umum yang baru pulang keluar daerah karena urusan tertentu,” ungkap Kadinkes Batanghari dr. Elfie Yennie, Selasa (24/3/2020).

Dikatakan Elfie, untuk penyebaran ODP tersebut terdapat di Delapan kecamatan di kabupaten Batanghari.

“Untuk ODP kita saat ini rata stabil tidak ada naik tingkat ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ujarnya.

Dilanjutkan Elfie, ODP ini maksudnya untuk masyarakat agar dapat meningkat kewaspadaan. Karena ODP ini sebagai penilaian awal apakah seseorang tersebut kemungkinan bisa jadi sumber penularan.

“Tapi, kita minta masyarakat jangan salah paham dengan menjadikan data ODP sebagai sumber keresahan, dengan menjadikan seseorang yang ODP yang diketahui jangan dikucilkan atau disalahkan, karena masalah ini sudah sering kita hadapi di lapangan,” tuturnya.

Disebutkan Elfie, bahkan sebenarnya ODP sendiri sudah merasa bersalah. Tapi ada hal-hal harus dipahami bersama dan tidak perlu saling menyalahkan, mengucilkan dan menilai jelek seorang ODP tersebut.

Baca JugaDampak Corona, Harga Gula Tembus Rp 17 Ribu per Kg

“Justru kita sangat menghargai ODP tersebut dengan suka rela melaporkan diri ke Paskes terdekat. Karena dengan hal tersebut mereka sudah mengupayakan penghentian penularan virus lebih jauh dan terus kita bantu,” pungkasnya. (riz)

Pos terkait