M Hafiz : “Perang” Data di Debat Capres Tak Tepat

M Hafiz Fattah Ketua DPD PAN Batanghari. Foto : ist
M Hafiz Fattah Ketua DPD PAN Batanghari. Foto : ist

BATANGHARI, JambiSeru.com – M Hafiz, Ketua DPD PAN Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi menilai, debat calon presiden (Capres) Minggu (7/1/2024) malam menyisakan sedikit kekecewaan.

Pengamatan M Hafiz, kubu lawan rata rata menjadikan data dan bahkan menantang Capres Prabowo Subianto untuk buka bukaan mengenai data pertahanan Indonesia.

Meski Prabowo Subianto adalah Menteri Pertahanan RI, menurut M Hafiz, semestinya kandidat lain mengerti bahwa data pertahanan adalah bagian dari rahasia negara.

Bacaan Lainnya

Karena itu, ketika baik Anies Baswedan maupun Ganjar Pranowo menantang Prabowo Subianto untuk “perang” data, ini adalah hal yang tidak tepat bagi sosok negarawan.

“Mestinya negarawan tahu batasan batasan mana yang rahasia negara mana yang tidak. Urusan pertahanan negara kan merupakan hal sensitif, tak boleh sembarang membocorkan data ke publik,” ungkap M Hafiz kepada media.

Menurutnya, sikap Prabowo Subianto yang terkesan berkelit soal data pertahanan yang riil, adalah sudah tepat.

“Bukannya tak mau membuka data, toh Pak Prabowo tahu bahwa itu rahasia negara. Makanya, dia mengajak kandidat lain itu untuk diskusi face to face supaya mereka tahu tetapi rahasia negara tetap terjaga. Begitu saja kok ndak paham, katanya negarawan,” jabar M Hafiz, lagi.

Caleg DPRD Provinsi Jambi dari partai PAN daerah pemilihan Batanghari-Muaro Jambi ini menyimpulkan, bahwa yang menguasai esensi pertahanan pada debat Capres kali ini ialah Prabowo.

“Intinya Pak Prabowo menguasai kebijakan. Nah kalau soal rincian kebijakan di bidang pertahanan, lagi lagi kita harus paham, tak bisa semuanya diumbar ke publik. Ini urusan rahasia negara,” tutupnya.(nas)

Pos terkait