Karena Corona, Omset Pedagang Kembang di TPU Sungai Kambang Lesu

  • Whatsapp
TPU Sungai kambang. Foto: Yogi/Jambiseru.com
TPU Sungai kambang. Foto: Yogi/Jambiseru.com

Karena Corona, Omset Pedagang Kembang di TPU Sungai Kambang Lesu

Jambi – Dampak dari mewabahnya virus Corona di Kota Jambi, juga berimbas pada pendapatan para pedagang kembang di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Jika biasanya menjelang Ramadhan omset mereka melejit, saat ini pendapatan mereka sangat jauh menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Update Corona Jambi Hari Ini (22-04-2020): PDP Terus Naik

Padahal, Jumat (24/4/2020) nanti, sudah masuk Bulan Ramadhan. Biasaya, sebelum menyambut bulan Ramadhan. Khususnya Kota Jambi, TPU Sungai Kambang, Kota Jambi, akan terlihat ramai, banyak keluarga akan berziarah ke TPU. Tapi dari pantauan Biru (jambiseru.com) Pengunjung TPU Sungai Kambang, tak ramai seperti biasanya dan rata- rata pengunjung banyak menggenakan masker.

Ira (57), pedagang kembang yang sudah bertahun-tahun berjualan di TPU Sungai Kambang, mengeluhkan adanya virus Corona ini. Katanya, omset perhari dia hanya mendapatkan puluhan ribu. Untuk di tahun sebelumnya ia bisa mendapatkan ratusan ribu.

“Kareno Corona ini lah omsed jadi turun. Tapi alhamdulillah lah, masih biso dapat duit. Biasonyo sebelum puaso ini rame nian TPU ini. Semenjak Corona ini lah sepi,” ujarnya kepada Biru (Jambiseru), Rabu (22/4/2020).
Ira berharap, semoga wabah virus Corona ini bisa cepat berakhir. Sehingga masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang.

“Semoga be virus Corona ni cepat hilang. Duo hari lagi mau puaso. Kalo masih ado yo kito teganggu pikiran. Pemerintah harus cepat tanggap lah untuk lebih mementingakan masyarakat kayak kami ini,” pungkasnya.
Sementara, Leo (18), penjaga parkir TPU Sungai Kambang, menyebutkan, bahwa omset parkir semenjak wabah Corona ini sangat turun.

“Wai, turun nian tahun ini. Biasonyo ratusan ribu. Ini lah berapo hari ini cuman dapat puluhan ribu,” katanya.
lanjut, Eli (58), warga Mayang, yang berziarah, menyatakan, dirinya sebelum menjelang bulan puasa. Biasanya selalu mengunjungi almarhum keluarganya.

Baca Juga : Cek Fakta Hoax atau Bukan? “Heboh Rumah HBA (Jambi) Disemprot Disinfektan”, Ini Penjelasannya

“Kalau kami lah tradisi si. Sebelum bulan puasa kami selalu berziarah. Tapi sering juga kok kami ke sini,” katanya.
Eli menambahkan, memang wabah virus corona ini membuat masyarakat takut. Khusus untuk dirinya, katanya ia mempunyai prinsip.

“Kita harus punya prinsip untuk menghindari Corona ini. Harus ditekankan untuk selalu bersih dan ibadah terus-menerus. Insya Allah, Allah akan menyehatkan kita terus,” tutupnya. (yog)

Pos terkait