18 Januari 2020: Total 48 kasus, dua orang meninggal
- Thailand meningkatkan pemantauan di empat bandara yang menerima penerbangan dari Wuhan. Bandara di Jepang, Malaysia dan Singapura juga melakukan hal yang sama.
- Empat kasus telah diidentifikasi lagi dalam wabah pneumonia.
19 Januari 2020: Total 65 kasus, dua orang meninggal
- China melaporkan 17 kasus pneumonia yang disebabkan virus corona. Total kota yang terinfeksi menjadi 62, termasuk dua kematian.
20 Januari 2020: Total 222 kasus, tiga kematian
- China melaporkan adanya peningkatan tajam dalam jumlah orang yang terinfeksi virus corona baru selama akhir pekan, yaitu 136 lebih (di Wuhan).
- Korea Selatan mengonfirmasi kasus pertamanya. Seorang wanita berusia 35 tahun dinyatakan positif terkena virus. Dia telah berada di Wuhan minggu sebelumnya. Ini membuat total kasus di luar China menjadi empat.
- Rincian untuk kematian ketiga tidak dilaporkan.
- Tim Komisi Kesehatan Nasional China mengonfirmasi bahwa virus itu dapat menyebar di antara manusia. Hal ini diketahui dari adanya dua anggota keluarga yang terinfeksi.
- WHO mengumumkan akan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas apakah wabah itu harus dinyatakan sebagai darurat kesehatan masyarakat internasional.
BACA JUGA : Fachrori Harapkan BUMN Perkuat Pertumbuhan Ekspor Unggulan Daerah
21 Januari 2020: Total 308 kasus yang dikonfirmasi, 6 orang meninggal
- Australia mulai menyaring penumpang yang datang dari wilayah China dalam upaya untuk menghentikan penyebaran.
- Adanya laporan dugaan kasus dari Filipina dan Brisbane.
- Taiwan melaporkan kasus pertamanya, yaitu seorang wanita berusia 50 tahun yang telah bekerja di Wuhan. Saat ini, ia sedang dalam masa perawatan di rumah sakit setempat.
22 Januari: Total ada 440 kasus, 9 orang meninggal
- Komisi Kesehatan Nasional China, Li Bin, mengatakan satu orang dari Provinsi Hubei meninggal. Sehingga total menjadi 9 kematian.
- WHO mengadakan pertemuan darurat.
(ndy)












