Pembangunan Gedung Kamar Operasi RSUD Hamba Diprediksi Molor

rsud hamba
Pengerjaan ruang operasi RSUD Hamba Muara Bulian.Foto: Rizki/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM – Proyek pembangunan gedung kamar operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Abdoel madjid Batoe (Hamba), menuai sorotan. Pasalnya, proyek senilai Rp 12,59 Miliar yang dikerjakan PT Jambi Emas Mega Pratama itu, diprediksi bakal molor dari jadwal.

Diketahui, proyek tersebut memiliki waktu kerja selama 167 hari. Sementara pendandatanganan kontrak dilakukan pada 17 Juli 2020 lalu. Dengan begitu, sisa waktu kerja sekitar 30 hari lagi, atau berakhir pada 30 Desember.

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : 3 Bulan Cabuli dan Larikan Anak di Bawah Umur, AS Diamankan Polres Merangin

Bacaan Lainnya

Namun berdasarkan pantauan di lapangan, masih banyak item pekerjaan yang belum dikerjakan. Seperti pengerjaan tangga, pemasangan granit dan plafon juga masih belum selesai.

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Harga Emas Jambi di Toko Sumatera Hari Ini Masih Bertahan

Terkait pengerjaan proyek tersebut Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) RSUD Abdoel Madjid Batoe, Ishak, mengatakan, pihaknya juga sudah meminta kepada rekanan untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan, agar pekerjaan tersebut selesai tepat waktu.

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Update Harga HP Jambi Hari Ini di AK Phone

“Iya, kita sudah minta rekananan agar pekerjaan selesai tepat waktu,” kata Ishak saat ditemui di RSUD Abdoel Madjid Batoe, Senin (30/11/2020).

rsud hamba
Foto: Rizki/Jambiseru.com

Dikatakan Ishak, untuk detail proyek tersebut terdiri dalam dua item, untuk gedung bangunan senilai Rp. 6,5 milyar rupiah sementara untuk Opertie Kamer (OK) dan Lift bernilai Rp. 5,5 milyar rupiah.

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Jadwal Film Bioskop Jambi XXI WTC-Jamtos Hari Ini

“Itu semua sudah termasuk pajak,” ujarnya.

Disinggung soal berapa persen nilai pekerjaaan tersebut, Ishak mengaku dirinya tidak tahu.

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Lanjutkan Safari Politik di Sadu, Al Haris Silaturahmi dengan Warga Sungai Sayang

“Kalau untuk hal tersebut silahkan tanyakan langsung sama konsultan pengawasnya. Karena urusan tekhnis pekerjaan konsultan yang mengetahui,” sebutnya.

Sementara itu, konsultan pengawas proyek tersebut CV. Dinamika Tekhnik, Noval mengatakan pengerjaan proyek tersebut saat ini sudah hampir 80 persen.

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Golkar Muaro Jambi Dipimpin Ivan Wirata, Nawawi Hamid : Pemilihan Bupati Saja Kalah

“Kita yakin lah akan selesai tepat waktu, karena kontrak kerja tersebut sampai 30 Desember 2020 mendatang,” kata Noval. (riz)

Pos terkait