PAD Muaro Jambi Tahun 2019 Lampaui Target, Sektor Retribusi Daerah Gagal

  • Whatsapp
Mata uang rupiah. (Ist)
Mata uang rupiah. (Ist)

PAD Muaro Jambi Tahun 2019 Lampaui Target, Sektor Retribusi Daerah Gagal

JAMBISERU.COM, Sengeti – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Muaro Jambi berjalan dinamis. Sepanjang tahun 2019, PAD Muaro Jambi yang telah terealisasi tidak hanya mencapai target, namun melebihi target (over target).

Bacaan Lainnya

BACA JUGARaja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Diamankan Polisi

Dari data yang didapat di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muaro Jambi, perolehan PAD pada tahun 2019 kurang lebih sebesar Rp 98,755 miliar.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muaro Jambi, Faturahman mengatakan, perolehan angka PAD itu melampaui target awal PAD sebesar Rp 83,815 miliar.

“Secara keseluruhan PAD tahun 2019 kita mencapai 117,83 persen,” kata Faturahman kepada Biru (Jambiseru), Selasa (14/1/2020).

Dikatakan Fatur, melalui empat sektor item PAD tersebut, hanya sektor retribusi daerah yang gagal mencapai target. Sektor retribusi daerah di tahun 2019 hanya terealisasi sebesar Rp 12,398 miliar dari target sebanyak Rp 14,251 miliar.

“Keseluruhannya hanya 87 persen yang terealisasi,” imbuhnya.

Selain itu, untuk sektor pajak, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang disahkan tersebut mencapai target.

“Untuk pajak yang terealisasi sebesar Rp 50,536 miliar dari target Rp 41,590 miliar. Sedangkan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi sebesar Rp 5,834 miliar dari targer Rp 5,834 miliar. Kemudian, untuk sekor, lain-lain pendapatan asli daerah yang disahkan tercapai sebesar Rp 29, 906 miliar dari target Rp 22,138 miliar,” jelasnya.

Sementara, untuk alasan retribusi daerah yang tidak mencapi target itu, Fatur tidak bisa menjawab. Kata dia, langsung kepada instansi terkait.

BACA JUGASeorang Pelajar Dikabarkan Tenggelam di Sekitar WFC Kuala Tungkal

“Lebih tepat ditanyakan kepada dinas terkait;” tandasnya.(uda)

Pos terkait