Motif Siswi SMA di Bandung Loncat dari Lantai 3 Belum Diketahui

teman korban saat memberikan keterangan kepada polisi yang datang ke sman 3 bandung pascakejadian.
Teman korban saat memberikan keterangan kepada polisi yang datang ke SMAN 3 Bandung pascakejadian. (Ist)

BANDUNG, Jambiseru.com – Kasus siswi kelas XI SMAN 3 Bandung masih bergulir di Satreskrim Polrestabes Bandung. Namun penyidik belum bisa meminta keterangan dari korban yang saat ini dirawat intensif di RS Halmahera, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung Kompol Agta Bhuwana Putra mengatakan, korban dalam kondisi sadar. Namun, penyidik belum bisa meminta keterangan dari korban untuk mengungkap motif korban loncat dari lantai 3 SMAN 3 Bandung.

“(Motif korban loncat dari lantai 3) masih didalami. Korban masih dalam perawatan intensif sehingga kami belum bisa memeriksa,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung.

Bacaan Lainnya

Kompol Agta Bhuwana Putra menyatakan, saat ini, korban masih dalam perawatan intensif dengan kondisi sadar. Namun, akibat jatuh dari lantai tiga korban mengalami patah tulang.

“Petugas menerima laporan korban jatuh sekitar pukul 10.20 WIB dari lantai 3 sekolah. Korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan perawatan di rumah sakit meski mengalami patah tulang,” ujar Kompol Agta Bhuwana Putra.

Kasatreskrim menuturkan, penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung baru memeriksa beberapa guru dan Kepala SMAN 3 Bandung pascainsiden siswi SMAN 3 jatuh dari lantai tiga sekolah, Selasa (28/11/2023).

Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan motif korban loncat dari lantai 3 tersebut. “Kami memeriksa pengajar (guru) dan kepala sekolah,” tutur Kasatreskrim.

Kompol Agta Bhuwana Putra mengatakan, pemeriksaan terhadap guru dan kepala sekolah SMAN 3 dilakukan sebab peristiwa siswa SMAN 3 jatuh berada di lingkungan sekolah.

Diberitakan sebelumnya, korban loncat dari lantai 3 dan jatuh ke kolam yang telah tidak difungsikan.

Pascakejadian, anggota kepolisian dari Polsek Sumur Bandung datang ke sekolah favorit di Kota Bandung tersebut. Tampak pula tim Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung.

Sementara itu, Kapolsek Sumur Bandung Kompol Rustandi mengatakan, benar terjadi peristiwa seorang siswi SMAN 3 Bandung melompat dari lantai 3 sekolah.

“Iya benar (ada kejadian tersebut). Korban kelas 2, perempuan, mengalami luka patah tulang,” kata Kapolsek Sumur Bandung. (nas)

Sumber: iNews.Jambi.id

Pos terkait