Masyarakat Kesal Lokasi Gempa Dijadikan Tempat Wisata: Kami Berduka, Mereka Berfoto

Lokasi Gempa
Masyarkat kesal lokasi gempa dijadikan sebagai tempat wisata. (pikiran-rakyat.com)

Jambi Seru – Masyarakat yang menjadi korban gempa Cianjur akhir-akhir ini dibuat kesal, lantaran lokasi gempa dijadikan tempat wisata. Padahal masyarakat sedang berduka, namun banyak yang datang hanya untuk berfoto-foto dan melihat lokasi gempa saja.

Karena masyarakat kesal lokasi gempa dijadikan tempat wisata, mereka pun mencurahkan kekesalahnya dengan menulis kalimat larangan pada kertas dan kain yang dibentang di lokasi gempa.

Beberapa kalimat yang ditulis seperti “Ini bukan wisata bencana”, lalu ada juga “Mau rekreasi? pulang saja”. Serta masih banyak lagi tulisan seperti itu.

Bacaan Lainnya

Mengutip dari pikiran-rakyat.com (jaringan indonesiadaily.co.id, partner jambiseru.com) dari artikel yang berjudul Lokasi Gempa Jadi Ajang Wisata, Warga: Cuma Foto-foto, Mereka Tak Tahu Perasaan Kami, warga kesal karena saat ini mereka sedang berduka dan mengalami trauma yang mendalam. Mereka pun terus berdoa agar Kabupaten Cianjur segera pulih.

“Kebanyakan yang datang cuma foto-foto, padahal kita di sini bukan tontonan. Sedih kalau seperti itu mereka tidak tahu kalau perasaan kami seperti apa. Kami Berduka, mereka berfoto,” ujar Esih.

Sukaesih (42), Warga Kampung Jamaras Burahol, RT 02 RW 05, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, seperti dila por kan kontributor “PR” Muhammad Ginanjar, Minggu 27 November 2022

Ia menuturkan, jika hanya melihat kondisi di lokasi seperti apa, lebih baik mereka pulang. Apalagi, jalan di lokasi cukup kecil.

“Ini kan jalan kecil, ngapain Cuma lewat aja, kesel. Kita tuh trauma apalagi kalau lewat mobil gede,” kata Esih.

Pos terkait

banner pln