Ternyata, Ini Motif Pelaku Pembunuh Pemotor Dengan Leher Hampir Putus

laka
Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan di pinggir jalan Desa Bumi Anyar Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. [Dok polisi]

JAMBISERU.COM – Motif pembunuhan terhadap Rahmat (30) warga Dusun Dumargah, Desa/Kecamatan Kokop, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (24/10/2019), ternyata karena motif sakit hati atau asmara.

BACA JUGA: Bantai Southampton 9-0, Leicester City Tempel Liverpool

Korban yang ditemukan tewas di pinggir jalan Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan itu penuh bersimbah darah, dengan kondisi luka menganga di sekujur tubuh, kondisi leher nyaris putus dan organ dalam mencuat keluar.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pemeriksaan Polres Bangkalan, Sahri, pelaku, menyatakan bahwa ia melakukan pembunuhan terhadap Rahmat karena merasa cemburu. Pelaku menduga bahwa telah terjadi perselingkuhan antara korban dengan istrinya, yang bernama Tijah.

“Tersangka melakukan pembunuhan karena motif asmara, pelaku cemburu terhadap korban,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Jumat (25/10/2019) sore.

Dugaan perselingkuhan itu terjadi sekitar dua tahun yang lalu, sebelum korban berangkat ke luar kota. Namun saat itu dapat dimediasi.

“Setelah korban diketahui datang, maka Sahri melakukan pembunuhan itu dengan terencana,” katanya dilansir Suara.com–media partner Jambiseru.com.

Atas perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 340 KUHP subs pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Sebelumnya diberitakan, bahwa seorang pemuda bernama Rahmat (30) warga Dusun Dumargah, Desa Kokop Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

BACA JUGA: Terungkap! Gaji Para Pemain Kalteng Putra Tertunggak 2 Bulan

Korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan, seperti leher hampir putus, luka bagian depan, punggung belakang, dan pipi sebelah kiri, serta organ dalam menganga. Dan langsung meninggal di TKP. (put)

Pos terkait