Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa.Foto: Istimewa

Jambiseru.com – Kepala Pusat Studi Agama dan Demokrasi Universitas Islam Indonesia (PSAD UII), Masduki, menilai dugaan pemberian uang kepada Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) tidak bisa dipandang sebagai persoalan individual semata.

Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan bagian dari pola yang lebih luas untuk mengendalikan sekaligus melemahkan gerakan mahasiswa yang belakangan semakin aktif menyuarakan kritik di berbagai daerah.

“Tentu (berbagai gerakan) ini akan menjadi kekhawatiran bagi otoritas pemerintah, dalam hal ini rezim Prabowo. Karena itu muncul berbagai taktik untuk melakukan kontrol, menahan laju aksi-aksi, melakukan sabotase, hingga memecah belah gerakan,” kata Masduki kepada Suara.com, Jumat (26/6/2026).

Ia menilai pola pengendalian gerakan mahasiswa semacam ini bukanlah hal baru. Menurutnya, praktik tersebut sudah berlangsung sejak era Orde Baru, meski kini dilakukan dengan cara yang lebih beragam dan tidak selalu menggunakan pendekatan represif secara langsung.

Baca Selengkapnya di Suara.com Media Partner Jambiseru.com

Pos terkait