Presiden Jokowi Tegaskan Kenaikan Biaya Haji Belum Final

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pada wartawan. (ANTARA)

Jambi Seru– Presiden Joko Widodo alias Jokowi tegaskan kalau kenaikan biaya haji belum final. Masalah tersebut saat masih dikaji oleh pemerintah.

Menurut Presiden Jokowi, masalah biaya haji masih dalam proses kalkulasi. Sehingga masalah nilai kenaikan belum finas sepenuhnya.

“Biaya haji masih dalam proses kajian, itu belum final. Masih dalam proses kajian, masih dalam proses kalkulasi,” katanya usai meninjau proyek pembangunan Sodetan Kali Ciliwung di Kanal Banjir Timur, Jakarta, Selasa (24/1/2022) seperti dikutip dari laman kantor berita pemerintah, ANTARA.

Bacaan Lainnya

“Belum final sudah ramai. Masih dalam proses kajian, masih dalam proses kalkulasi,” ia menambahkan.

Presiden mengatakan bahwa pemerintah baru mengusulkan besaran biaya perjalanan ibadah haji, yang akan dibahas bersama dengan DPR sebelum ditetapkan.

​​​​​​Kementerian Agama mengusulkan rerata biaya perjalanan ibadah haji atau Bipih Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi sebesar Rp69.193.733 per orang, lebih tinggi dari biaya perjalanan ibadah haji tahun 2022 yang ditetapkan Rp39.886.009 per orang.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI pada 19 Januari 2023, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan bahwa rerata biaya perjalanan ibadah haji yang diusulkan mencakup 70 persen dari rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang diusulkan Rp98.893.909 per orang.

Pos terkait

banner pln