Pemerintah China Kecam Pembakaran Al Quran Oleh Politikus Swedia

China
juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin saat memberikan pernyataan. (ANTARA)

Jambi Seru – Pemerintah China kecam aksi pembakaran Kitab Suci Al Quran di Swedia. Pembakaran Al Quran tersebut dilakukan oleh politikus sayap kanan Swedia. Ia dikenal sebagai orang yang anti Islam.

“China selalu menentang perilaku esktrem yang menyerang orang-orang berkeyakinan agama berbeda sehingga dapat memicu konflik antarmasyarakat,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Wang Wenbin di Beijing, Rabu (19/1/2023) waktu setempat.

Wang juga menyatakan, kebebasan berbicara jangan dijadikan sebagai alasan untuk mendiskriminasi ras atau budaya. Sebab jika hal itu dilakukan, maka akan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Ia berpendapat bahwa tidak ada satu peradaban di dunia ini yang lebih unggul dari peradaban yang lainnya.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat menentang retorika diskriminatif terhadap agama dan peradaban tertentu,” kata Wang yang mengaku memantau perkembangan insiden pembakaran Al Quran oleh politikus anti-Islam Rasmus Paludan di Swedia tersebut, seperti dikutip dari kantor berita pemerintah, ANTARA.

Ia menyerukan perbedaan peradaban antarmasyarakat diganti dengan pertukaraan peradaban.

“Diharapkan Swedia bisa mengambil pelajaran dari masalah ini dan bersungguh-sungguh menghormati keyakinan pemeluk agama Islam dan kelompok minoritas lainnya,” ucap Wang dalam pengarahan pers rutin tersebut.

Ia juga berharap Swedia melindungi hak dan kepentingan umat Islam dan kelompok minoritas lainnya yang sah dan menyelaraskan antara pernyataan-pernyataan politikus dan otoritas di Swedia tentang penghormatan dan perlindungan kebebasan beragama dengan tindakan yang nyata. (tra)

Pos terkait

banner pln