Good Bye Isuzu Panther

  • Whatsapp
Good Bye Isuzu Panther
Foto istimewa. (Ist)

 Jambiseru.com – Setelah 29 tahun mengaspal di Indonesia, akhirnya PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengumumkan Good Bye Isuzu Panther. Secara resmi, perusahaan tersebut menyatakan mensetop produksi Isuzu Panther. Ini disebabkan karena pihak perusahaan tengah berfokus untuk menjual segmen kendaraan komersial.

General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Attias Asril, mengatakan, pihaknya telah menghentikan produksi mobil diesel tersebut sejak Indonesia dilanda pandemic. Bahkan rumor Panther disetop produksi sudah mencuat di akhir tahun 2020 lalu, lantaran hilang daftar resmi website Isuzu.

“Bagaimana dengan Isuzu Panther, bisnis Isuzu di Indonesia hari ini jelas kita akan difokuskan kepada kendaraan komersial,” tutur Attias Asril saat konferensi pers, Rabu (10/2/2021).

Isuzu Panther sudah lahir di Indonesia sejak tahun 1991. Selama tiga dekade, Isuzu Panther sudah terjual 433.117 unit termasuk varian minibus dan pikap. Isuzu fokus ke kendaraan komersial seperti D-Max, Traga Isuzu Elf, dan Giga, serta segmen penumpang MU-X.

“Hari ini kami mengucapkan terima kasih Panther, karena kita akan lebih fokus lagi ke commercial vehicles, tetapi dari sisi pengguna Panther tidak usah khawatir, karena kami Isuzu Real Partner, Real Journey,” jelas Attias Asril.

Kilas balik mengenai mobil legendaris di Indonesia Ini. Mengisi segmen MPV, Panther harus menghadapi ketatnya bersaing dengan Hyundai Trajet, KIA Carens, Chevrolet Zafira dan Estate, Nissan Latio, Kia Carnival, Mitsubishi Kuda, Maza Premacy, Toyota Kijang, Honda Stream, Chery Eastar, Honda Freed, Nissan Grand Livina, Toyota Sienta, Wuling Cortez, hingga Proton Exora.

Dari beberapa mobil yang disebutkan di atas, tersisa beberapa saja karena terhitung sebagai pendatang baru. Sisanya seperti Kia Carens, Hyundai Trajet, Kia Carnival, Mitsubishi Kuda dan sederet model lain telah ‘menyerah’. Isuzu Panther dan Toyota Kijang lah yang masih setia menghadirkan mobil keluarga, meski telah berjalan selama puluhan tahun.

Mengutip data Gabungan Asosiasi Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Panther memang tak lagi diproduksi sejak Maret 2020. Ada empat model Panther untuk kendaraan penumpang yang ditawarkan masyarakat Tanah Air. Keempat model itu adalah Panther Smart (LM), Panther LV, anther LS, dan Panther Grand Touring.

Penjualannya semakin menurun tergerus oleh berbagai model-model terbaru dari berbagai brand otomotif di Indonesia.

Bukan tanpa usaha, mobil ini hadir di Indonesia dan telah mengalami 4 kali perubahan. Secara model, sejak lahir tahun 1991 Isuzu juga terus menyempurnakan tampilan Panther. Terakhir, Panther tercatat dipermak pada tahun 2013.

Selain itu Panther diketahui bentrok dengan aturan Euro4 yang bakal berlaku pada mobil diesel, yang molor menjadi April 2022 dari rencana awal April 2021. (tra)

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Gelar Pesta Tanpa Izin di Kerinci, Siap-siap Dibubarkan

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : PAD Muaro Jambi Over Target, Tapi Sektor Pajak Parkir dan Hotel “Meleset”

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Indonesia Turun Kelas, Jadi Negara Dengan Pendapatan Menengah Bawah

Berita Jambiseru[dot]com Lainnya : Cek Harga Emas di Jambi Hari Ini

Pos terkait