Tembus 5,7 Juta Pendaftar, Jumlah Peserta Kartu Prakerja Ditambah

  • Whatsapp
Kartu pra kerja
Kartu pra kerja

Tembus 5,7 Juta Pendaftar, Jumlah Peserta Kartu Prakerja Ditambah

Jambiseru.com – Setelah resmi ditutup pada Kamis (16/4/2020) lalu, pendaftaran kartu prakerja akan kembali dibuka pemerintah. Bahkan pemerintah memastikan akan menambah jumlah peserta kartu prakerja. Penambahan ini dilakukan, karena melihat sangat tingginya peminat peserta untuk mendaftar.

Bacaan Lainnya

Baca JugaCara Daftar Kartu Pra Kerja, Info Penting untuk Warga Jambi

Dikatakan Airlangga Hartanto, Menko Perekonomian menyampaikan, tak hanya jumlah peserta saja yang bakal ditambah pemerintah. Namun anggaran untuk peserta kartu prakerja juga akan ditambah.

Sebagaimana siaran pers yang dikirim Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Jumat (17/4/2020), untuk peserta Kartu Prakerja gelombang pertama pendaftaran sudah ditutup pada Kamis (16/4). Total pendaftar program tersebut sudah mencapai 5,7 juta orang di mana 3,1 juta peserta dalam status sudah terverikasi.

Menko Airlangga juga menyampaikan, pemerintah akan meningkatkan kapasitas peserta setelah batch pertama berjalan baik.

“Kapasitas peserta dinaikkan dari 164.000 menjadi 200.000 orang. Antusiasme masyarakat dari 34 provinsi ternyata sangat tinggi. Ini adalah program pemerintah pertama yang menggunakan system digital sehingga open access dan equal opportunity, siapapun bisa mendaftar,” papar Airlangga sebagaimana siaran pers KSP dilansir Antara.

Seleksi awal dilakukan untuk mengetahui motivasi peserta dalam mengikuti program ini. Peserta Kartu Prakerja berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang bersekolah dan tidak sedang menerima program bantuan sosial.

Pemerintah akan melakukan verikasi dengan sumber data dari sejumlah kementerian dan lembaga.

“Semua ini menjadi database dan dicek silang dengan data yang masuk. Jadi seluruh program berbasis pendaftaran aktif,” jelasnya.

Airlangga menyampaikan Program Kartu Prakerja menggunakan sistem digital dengan konsep elearning, dengan mayoritas pendaftar kalangan muda.

Program Kartu Prakerja merupakan pelatihan untuk meningkatkan skill dan akan memberikan penempatan kerja setelah pelatihan.

Namun dengan perkembangan kondisi pandemi ini, ada kebutuhan yang mendesak terkait dengan jaring pengaman sosial, terutama untuk mereka yang terkena PHK atau dirumahkan. Oleh karena itu, Kartu Prakerja termasuk untuk menyelesaikan persoalan saat ini.

Baca JugaTips Agar Mudah Diterima Daftar Kartu Prakerja

“Konsepnya diubah, selain untuk pelatihan juga sebagai jaring pengaman sosial. Tetapi konsep untuk menambah skill, dilanjutkan,” jelas Airlangga.

Adapun anggaran program ini dinaikkan menjadi Rp 20 triliun dan akan terdapat alokasi khusus bagi UMKM. (tra)

Pos terkait