Baringkan Lalu Cabuli 2 Siswi SD di Kasur, S Warga Nalo Dipolisikan

  • Whatsapp
cabul-ilustrasi
Ilustrasi. (ist)

Baringkan Lalu Cabuli 2 Siswi SD di Kasur, S Warga Nalo Dipolisikan

JAMBISERU.COM, Merangin – S (40), warga Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, dipolisikan karena diduga mencabuli 2 siswi sekolah dasar (SD). Parahnya, aksi itu ia lakukan di rumah mertuanya sendiri pada saat rumah itu sepi.

Bacaan Lainnya

Baca JugaBawa Narkoba 5 Paket, Warga Rimbo Bujang Ini Ditangkap

Informasi didapat dari polisi, kejadian berawal saat Bunga (8) –bukan nama sebenarnya- dan Melati (6) –juga bukan nama sebenarnya-, sedang bermain di belakang rumah mertua S, sekitar bulan Mei 2020. S yang melihat kedua siswi SD itu sedang bermain, langsung memanggil untuk masuk ke rumah.

Karena masih polos, dua bocah polos tersebut mengikuti ajakan S. Sesampai di dalam rumah, S mengiming-imingi keduanya uang senilai Rp 100 ribu. Kemudian keduanya dibaringkan di atas kasur. S membuka celana kedua korban lalu berusaha mencabuli Melati (6). Melati menangis. S beralih ke Bunga (8).

Setelah kejadian, pada 8 Juli 2020, korban Bunga menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya I (41). Sontak I terkejut mendengar apa yang diceritakan anaknya tersebut, dan melaporkan kejadian itu ke Mapolres Merangin.

Baca JugaMunaslub Berkarya, Ambiar : Tidak Sah, Tak Pengaruh dengan Pilkada

Kapolres Merangin AKBP M Lutfi SIK Membenarkan kejadian dugaan pencabulan anak di bawah umur tersebut.

“Iya, benar ada laporan masuk terkait pencabulan terhadap anak di bawah umur, saat ini masih lengkapi keterangan,” pungkas Kapolres Merangin kepada BIRU (Jambiseru.com). (edo)

Pos terkait