Tak Ada Sperma di Tubuh Brigadir Joshua, Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual Putri

Istri Ferdy Sambo Ditetapkan Jadi Tersangka
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Foto : Istimewa

Jambi Seru – Di tubuh jenazah Brigadir Joshua, tidak ada atau tidak ditemukan sperma. Sehingga ini membantah tuduhan pelecehan seksual oleh Putri Candrawathi.

Ini terungkap dari sidang lanjutan saat pembacaan dakwaan Putri Candrawathi, Senin (18/10/2022). Selain berkas dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), dibacakan juga nota keberatan (eksepsi) yang dilayangkan kuasa hukum para terdakwa.

Salah satu hal yang ditekankan dalam nota keberatan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi adalah tentang dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.

Bacaan Lainnya

Dilansir laman Suara.com (partner Jambiseru.com), dari artikel berjudul “Bukti Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Rekayasa, Tidak Ditemukan Sperma di Kemaluan Jasad Brigadir J“, dugaan pelecehan seksual tersebut telah dimentahkan oleh JPU, yakni tertera dalam surat dakwaan Ferdy Sambo untuk kasus obstruction of justice. JPU mengatakan adanya upaya perekayasaan rekaman CCTV dengan dalih adanya dugaan pelecehan seksual.

“Arif Rachman Arifin (diminta) menemui penyidik Polres Jakarta Selatan dengan maksud agar penyidik Polres Jakarta Selatan membuat satu folder khusus untuk menyimpan file-file dugaan pelecehan ibu Putri Candrawathi,” kata JPU, dikutip Suara.com, Selasa (18/10/2022).

“Di mana hal tersebut merupakan yang mengada-ngada karena memang tidak ada peristiwa pelecehan,” tambah JPU.

Dapat dijadikan bukti, jika merujuk pada hasil autopsi jenazah Brigadir J yang dikutip di surat dakwaan Putri Candrawathi, terungkap bahwa tidak ada temuan sampel sperma dan cairan mani di kemaluan Brigadir J, sehingga dapat menggugurkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan terhadap Putri Candrawathi.

Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri memberitahukan hasil pemeriksaan jenazah, termasuk memeriksa sampel swab di penis dan anus, di surat dakwaan Putri.

“Dilakukan pengambilan sampel swab penis dan swab anus, didapatkan hasil tidak ditemukan adanya sel sperma maupun cairan mani,” terang dokter forensik dalam surat dakwaan Putri Candrawathi.

“Pada pemeriksaan anus tidak ditemukan adanya luka-luka,” tambahnya.

Sejumlah tes lain juga dilakukan terhadap jenazah Brigadir J, seperti tes swab antigen Covid-19 maupun tes kandungan alkohol dan NAPZA lewat urin.

Dalam kesimpulan autopsi ditemukan sejumlah luka di tubuh jenazah Brigadir J yakni berupa tujuh buah luka tembak masuk di kepala bagian belakang sisi kiri, kelopak bawah mata kanan, bibir bagian bawah sisi kiri, puncak bahu kanan, dada sisi kanan, pergelangan tangan kiri sisi belakang dan ruas jari manis tangan kiri sisi dalam; serta luka tembak keluar pada selaput kelopak bawah mata kanan, hidung.

Ditemukan pula luka di leher sisi kanan, lengan atas kanan sisi luar, pergelangan tangan kiri sisi depan dan ruas ujung jari manis tangan kiri sisi luar akibat senjata api.(suara/nas)

Pos terkait