Rafael Alun Kembali Diperiksa Terkait Kepemilikan Sejumlah Rumah dan Mobil Mewah

rafael alun
Rafael Alun. Foto : Istimewa

JAKARTA, Jambiseru.com – Rafael Alun kembali diperiksa KPK terkait kepemilikan sejumlah rumah dan mobil mewah. KPK menduga sejumlah aset yang telah dista tersebut merupakan hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Pemeriksaan mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu dilakukan pada Kamis (13/7/2023). KPK melakukan pemeriksaan Rafael Alun setelah sebelumnya menyita sejumlah aset tersebut dari beberapa daerah.

“Bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik kembali memeriksa tersangka RAT. Materi pemeriksaan antara lain mengonfirmasi berbagai aset tersangka RAT yang sudah disita tim penyidik,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri.

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu KPK telah menyita sejumlah aset milik Rafael Alun dari sejumlah daerah. Aset yang disita terdiri dari mobil, motor gede, rumah mewah, kos-kosan hingga kontrakan. Aset-aset tersebut terdapat di Solo, Yogyakarta dan Jakarta.

“Benar, tim penyidikan telah menyita dua mobil jenis Toyota Camry dan Land Cruiser di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain itu, di Yogyakarta, tim penyidik juga menyita satu motor gede Triumph 1200cc,” kata Ali Fikri, Rabu (31/5/2023).

“Di Jakarta, KPK juga telah menyita rumah di Simprug, rumah kos di Blok M, dan kontrakan di Meruya, Jakarta Barat,” ujarnya.

KPK telah menetapkan Rafael Alun sebagai tersangka penerima gratifikasi terkait pemeriksaan perpajakan di DJP. Rafael diduga menerima gratifikasi sebesar 90.00 Dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp1,34 miliar.

Rafael Alun menerima uang sebesar Rp1,34 miliar tersebut saat masih menjabat di DJP Kementerian Keuangan. Gratifikasi tersebut diduga terkait dengan pemeriksaan perpajakan di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. (tra)

Pos terkait