Info Penting: Bergabung dengan Organisasi Ini Siap-Siap Dihukum 5 Tahun Penjara

Foto Ilustrasi Hukum
Foto Ilustrasi Hukum

“Yang dimaksud dengan ‘menggabungkan diri’ tidak berarti harus secara aktif telah melakukan suatu perbuatan yang dilarang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hanya menjadi anggota organisasi yang dimaksud dalam ketentuan ini sudah diancam dengan pidana,” ujar penjelasan Pasal 261 KUHP ayat (1).

Kemudian, dalam Pasal 261 KUHP ayat (2) juga dijelaskan bahwa pendiri dan pengurus organisasi yang dimaksudkan tersebut akan mendapatkan hukuman tambahan.

“Pendiri atau pengurus organisasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pidananya dapat ditambah 1/3 (satu per tiga),” tutur Pasal 261 KUHP ayat (2).

Bacaan Lainnya

Nantinya, KUHP yang baru tersebut akan segera disosialisasikan kepada aparat penegak hukum, terutama jaksa, hakim, polisi dan advokat.

Keterangan tersebut turut disampaikan langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly.

“Semua ini nanti ada waktu tiga tahun agar undang-undang ini efektif berlaku. Dalam masa tiga tahun ini akan kita adakan sosialisasi. Tim ini bersama-sama tim DPR akan melakukan sosialisasi ke penegak hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yasonna menjelaskan jika sosialisasi itu juga akan dilakukan kepada pegiat HAM, dan civitas akademika.

“Pegiat HAM, kampus-kampus lagi, jangan salah ngajar dia. Dosen-dosen jangan salah menjelaskan,” ucapnya.

Agar aturan yang baru dapat dipahami oleh masyarakat, Yasonna menyebutkan bahwa Tim Perumus RKUHP juga mempersiapkan buku yang berisikan pengimplementasian hukum dari KUHP.

“Dari kitab ini akan dilahirkan banyak buku, tentang pertanggungjawaban pidana, tentang kriminal, tentang hukuman dan lain-lain, dan ini akan membantu, membantu nanti kampus-kampus, penegak hukum untuk menjelaskan,” katanya.(tra)

Pos terkait