Kabar Terkini Papua, 4 Warga Tewas Usai Demo Rusuh di Jayapura

Personel Brimob berjaga di sekitar Asrama Mahasiswa Nayak Abepura di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/9/2019). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Personel Brimob berjaga di sekitar Asrama Mahasiswa Nayak Abepura di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/9/2019). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

JAMBISERU.COM – Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas mengatakan empat warga meninggal usai aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Kota Jayapura.

BACA JUGA : Demi Kedamaian Tanah Papua, Semua Pihak Diminta Menahan Diri

“Kami berharap tidak ada lagi aksi balas dendam antar warga hingga menimbulkan kasus baru,” kata Urbinas di Jayapura, dilansir dari laman Suara.com (media partner Jambiseru.com), Senin (2/9/2019).

Bacaan Lainnya

Selain menewaskan warga sipil aksi balas dendam antar warga juga menyebabkan beberapa orang terluka. Namun, Urbinas belum dapat memastikan jumlah warga yang mengalami luka-luka.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi bila ada lagi aksi serupa maupun aksi sweeping .

“Apa pun alasannya tidak dibenarkan sehingga kami akan mengambil tindakan tegas,” kata AKBP Urbinas.

Mantan Kapolres Jayapura itu menambahkan bahwa saat ini polisi sudah menahan lima warga dan menetapkan mereka sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam.

Kelima tersangka itu dikenai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Ketika ditanya tentang situasi kamtibmas, Kapolres Jayapura Kota menyatakan bahwa saat ini sudah berangsur kondusif dan aktifitas masyarakat mulai normal kembali.

Pusat perbelanjaan dan perkantoran yang tidak mengalami dampak, kata dia, sudah beroperasi. Sementara itu, bangunan yang rusak akibat dibakar atau dilempar pedemo terlihat masih dibersihkan.

BACA JUGATinggal Kulit Pembalut Tulang, Rachju Si Anak Yatim Butuh Uluran Tangan

“Belum semua beroperasi karena ada beberapa bangunan yang terbakar,” Urbinas menambahkan. (ndy)

Pos terkait