Edi Purwanto Desak Audit Total Transportasi Usai Tragedi Laut, Darat dan Udara

Edi Purwanto Desak Audit Total Transportasi Usai Tragedi Laut, Darat dan Udara
Edi Purwanto Desak Audit Total Transportasi Usai Tragedi Laut, Darat dan Udara.Foto: Jambiseru.com

JAMBI, Jambiseru.com – Anggota DPR RI dari Dapil Jambi, Edi Purwanto, mengecam keras tiga tragedi transportasi baru-baru ini dan menuntut audit menyeluruh terhadap moda transportasi di Indonesia.

“Keselamatan rakyat harus menjadi prioritas utama, bukan kepentingan operator atau prosedur yang diabaikan,” tegas Edi dalam rapat kerja Komisi V DPR RI.

Kecelakaan laut ini menelan 19 nyawa dan 16 orang masih hilang. Menurut KNKT, kapal mengalami overload dan manifest penumpang tidak tersedia, menjadikannya salah satu kasus kelalaian laut paling fatal.

Kemudian, Edi menyoroti tragedi bus yang menewaskan 16 penumpang.

“Bus ini sudah tidak layak jalan sejak Desember 2025, namun tetap dioperasikan. Bahkan sopir cadangannya pun tidak memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.

Edi menekankan, kelalaian ini bukan sekadar human error, sopir saja tidak bisa dijadikan tersangka tunggal, karena operator dan pihak terkait juga melanggar hukum, termasuk Pasal 359 KUHP dan UU Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 474 ayat 3.

Lalu, kecelakaan udara menjadi pengingat bahwa pengawasan transportasi udara juga harus diperketat.

Edi meminta pemerintah segera melakukan audit menyeluruh untuk transportasi darat, laut dan udara serta menerapkan sistem reward and punishment. Semua pihak yang lalai harus bertanggung jawab secara hukum, bukan hanya sopir atau awak kendaraan.

“Ini bukan soal kelalaian individu semata, ini soal keselamatan rakyat. Jangan sampai kepentingan profit mengalahkan nyawa,” tegas Edi. (uda)

Pos terkait