Tanpa Kontrak, Proyek Rehab Atap Gedung DPRD Merangin Tak Bisa Dibayarkan

  • Whatsapp
Proyek Rehab Atap Gedung DPRD Merangin
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Merangin, Masdivia Syidra Sakti. Foto: Edo/Jambiseru.com

Jambiseru.com – Proyek rehab atap gedung DPRD Merangin telah selesai dikerjakan. Namun proyek tersebut dipastikan tidak bisa dibayarkan. CV Hellen sebagai pelaksana tidak bisa melakukan pencairan, lantaran ia bekerja tanpa kontrak dan Surat Perintah Kerja (SPK).

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Merangin, Masdivia Syidra Sakti, ketika dikonfirmasi juga membenarkan hal itu. Ia memastikan, jika tidak ada kontrak, maka tidak akan bisa dibayarkan.

Baca Juga : Tim Pengabdian UNJA dan Cakap Kreatif Berikan Bimbingan ke UMKM di Desa Tangkit

“Kalau tidak ada kontrak, tidak bisa dibayarkan, apa dasar pembayarannya kalau kontraknya tidak ada,” kata Masdivia, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Masdivia menegaskan, proses pengadaan barang dan jasa di semua OPD pada tahun anggaran perubahan 2021 prosesnya melalui pihaknya, atau Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ). Tapi, belum ada satu pun di sekretariat dewan (Setwan) yang sudah di proses.

Proyek Rehab Atap Gedung DPRD Merangin
Foto: Edo/Jambiseru.com

“Kami belum pernah proses, namun untuk pastinya tanyakan langsung ke pejabatnya Irzan,” jelas Masdivia, sembari memberitahu jika pejabat pengadaan untuk setwan adalah Irzan Wahyuni.

Terpisah, Irzan Wahyuni ketika dikonfirmasi juga membenarkan jika belum memproses paket proyek rehab atap gedung DPRD Merangin.

“Belum ada proses,”singkat Irzan.

Lalu apakah nantinya ia akan memproses paket tersebut dan menyesuaikan data dengan papan informasi yang saat ini terpajang?

Pos terkait