Tim Pengabdian UNJA dan Cakap Kreatif Berikan Bimbingan ke UMKM di Desa Tangkit

  • Whatsapp
Tim Pengabdian UNJA dan Cakap Kreatif
Bimbingan ke UMKM di Desa Tangkit oleh tim pengabdian UNJA dan Cakap Kreatif. Foto: Jambiseru.com

Jambiseru.com – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jambi (Unja) bekerjasama dengan Cakap kreatif, menggelar kegiatan pengabdian di Desa Tangkit, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan tersebut dilakukan, dengan tujuan untuk melakukan re-branding produk UMKM di desa tersebut.

Dengan adanya kegiatan tersebut, maka dapat meningkatkan nilai jual produk UMKM.

Untuk diketahui, tim pengabdian Unja diketuai Nehru, S.Si., M.T dan Anggota Cicyn Riantoni, M.Pd serta Dian Pertiwi Rasmi, M.Pd.

Baca Juga : Gubernur Al Haris buka Festival Kerinci Ke-19

Saat ini di Indonesia memiliki beraneka ragam bidang bisnis, baik dari bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM) sampai pada bisnis skala makro. Provinsi Jambi merupakan salah satu provinsi yang memiliki beraneka ragam UMKM, khususnya di Desa Tangkit, Muaro Jambi. Beberapa contoh jenis UMKM di Jambi adalah:

• Keripik talas
• keripik pisang
• Keripik tempe
• dll

UMKM yang akan dibantu ini sudah memproduksi produknya, namun belum berkembang dan mereknya belum terlalu melekat di benak masyarakat. Hal ini terjadi karena terdapat beberapa masalah sehingga UMKM sulit untuk berkembang.

Masalah pertama adalah latar belakang Pendidikan. Kurangnya Pendidikan yang dimiliki oleh pendiri UMKM menyebabkan UMKM tersebut sulit untuk berkembang. Tugas dari UMKM seharusnya tidak hanya membuat produk lalu menjual ke konsumen, melainkan harus mempunyai ilmu pengetahuan dan strategi-strategi pemasaran yang baik sehingga produk dapat diterima oleh pasar yang lebih luas.

Lalu masalah kedua adalah sulitnya akses pengembangan produk seperti branding, packaging dan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya karena didunia bisnis yang sangat dinamis atau cepat berubah menuntut kita untuk terus belajar memahami pasar. Contoh perpindahan penjualan di internet, jualan yang awalnya dulu terpusat di twitter 2013-2014 tetapi berpindah haluan di tahun 2015 hingga sekarang melalui instagram.

Melalui analisis situasi yang telah dilakukan oleh tim, maka dilakukanlah kegiatan “Peningkatan Karakter Produk Dengan Menggunakan Konsep Re-Branding dan Packaging Dalam Upaya Peningkatan Nilai Jual Dan Pemasaran Produk Lokal”.

Dalam kegiatan ini tim pengabdian melakukan serangkaian kegiatan pelatihan. Hasil yang didapatkan adalah kemasan produk masyarakat menjadi lebih menarik. Selain itu, yang lebih penting adalah hasil pelatihan dan proses pengabdian kepada masyarakat ini terjadi peningkatan nilai jual produk UMKM.

Pos terkait