JAMBI, Jambiseru.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar, menetapkan kebijakan strategis penyesuaian pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara kualitas akademik dan kondisi fisik spiritual peserta didik selama menjalankan ibadah puasa.
Melalui surat resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB di seluruh wilayah Provinsi Jambi diminta melakukan sejumlah penyesuaian teknis tanpa mengurangi mutu pembelajaran.
Sekolah dihimbau memulai kegiatan belajar paling cepat pukul 07.30 WIB. Kebijakan ini mempertimbangkan perubahan pola istirahat siswa akibat aktivitas sahur dan ibadah malam selama Ramadan.
“Penyesuaian ini penting agar siswa tetap bugar dan mampu mengikuti pembelajaran dengan optimal,” kata M Umar.
Dikatakannya, setiap jam pelajaran dikurangi 15 menit menjadi 30 menit per JP. Meski durasi lebih singkat, sekolah diminta tetap memastikan target kurikulum dan beban belajar mingguan terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku.
Koordinasi teknis pelaksanaan di lapangan akan difasilitasi oleh MKKS Kabupaten/Kota bersama kepala satuan pendidikan.
Penyesuaian jam kerja guru dan tenaga kependidikan mengikuti Surat Edaran Gubernur Jambi Nomor 746/SE/BKD-5.3/II/2026 tentang Jam Kerja ASN pada Bulan Ramadan 1447 H di wilayah Provinsi Jambi.
Dengan demikian, seluruh kebijakan berjalan selaras antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan.
Tak hanya aspek akademik, Dinas Pendidikan juga mendorong penguatan pendidikan karakter selama Ramadan. Sekolah diminta menyusun agenda kegiatan peningkatan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, serta kegiatan sosial.
Langkah ini merujuk pada Surat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor B-400.3.8-4/SE/DISDIK/2026 tentang Penyesuaian Pembelajaran Satuan Pendidikan di Bulan Ramadan Tahun 1447 H/2026 M.
“Ramadan adalah momentum membentuk generasi yang tangguh, beradab, dan beriman. Pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan pemenuhan hak belajar siswa,” sebut Umar.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi mengajak seluruh keluarga besar pendidikan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, komite sekolah, hingga peserta didik untuk menjadikan Ramadan sebagai ruang sinergi membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Marhaban ya Ramadan. Semoga puasa kita penuh berkah dan bermakna, serta seluruh insan pendidikan senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya. (uda)












