Aturan untuk Pengunjung Candi Muaro Jambi Diperketat, Pengunjung Sempat Turun

Pengunjung Candi Muaro Jambi
Pengunjung Candi Muaro Jambi.Foto: Jambiseru.com

MUAROJAMBI, Jambiseru.com – Aturan untuk pengunjung Candi Muaro Jambi saat ini mulai diperketat. Masyarakat saat ini sudah tidak bisa lagi makan bersama keluarga di sekitar kawasan candi. Jika ingin makan harus di warung-warung yang ada di kawasan tersebut.

Menurut Mursalin Senin, salah satu petugas di Candi Muaro Jambi, aturan tersebut telah ditetapkan pemerintah sejak beberapa bulan yang lalu. Pengunjung sudah dilarang membentang tikar dan makan bersama di area candi.

“Di beberapa lokasi strategis sekarang pengunjung sudah dilarang berkumpul dan makan-makan berama keluarga,” jelasnya, Jumat (16/06/2023).

Bacaan Lainnya

Beberapa lokasi strategis yang dilarang tersebut seperti seperti di sekitar Candi Tinggi, Candi Gumpung dan Kolam Telaga Raja.

Dengan adanya aturan tersebut, pengunjung hanya bisa berjalan-jalan di kawasan candi saja. Sedangkan untuk duduk bersantai hanya boleh di tempat yang telah ditentukan oleh petugas atau di warung yang dibuka masyarakat sekitar.

“Petugas juga selalu standby di lokasi-lokasi tersebut untuk memberikan arahan pada pengunjung,” sebutnya.

Senin juga mengungkapkan, jika pada libur lebaran lalu jumlah pengunjung Candi Muaro Jambi mengalami penurunan yang cukup drastis jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan yang terjadi lebih dari 100 persen.

Jika pada tahun 2022 lalu, pada saat libur lebaran jumlah pengunjung Candi Muaro Jambi mencapai 25 ribu lebih, namun pada libur lebaran tahun ini jumlah pengunjung hanya mencapai 11 ribu lebih.

Untuk pengunjung yang datang, mayoritas masih pengunjung lokal atau dari Provinsi Jambi. Seperti misalnya masyarakat dari Kota Jambi, Kabupaten Muarojambi, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Kabupaten Tanjungjabung Timur. Sementara dari luar daerah, jumlah masih sedikit.

Sementara untuk harga tiket masuk ke kawasan Candi Muaro Jambi, tidak mengalami perubahan. Untuk orang dewasa hanya dikenakan harga Rp9 ribu. Sedangkan untuk anak-anak Rp6 ribu.

Pos terkait