JAMBI, Jambiseru.com – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kali ini, Pemkot Jambi menjajaki dan menandatangani kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, khususnya dalam optimalisasi sektor perhotelan dan kuliner.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, Ketua Tim Penggerak PKK, Asisten I, Staf Ahli, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait adopsi aplikasi Persada, sebuah platform digital yang terbukti efektif dalam mendukung tata kelola dan pengawasan sektor perdagangan, jasa, perhotelan, dan kuliner di Kota Malang.
Wali Kota Jambi, Maulana menilai, aplikasi Persada memiliki relevansi tinggi untuk diterapkan, mengingat karakter Kota Jambi yang juga bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa. Melalui pemanfaatan teknologi digital ini, diharapkan pengelolaan potensi pajak daerah menjadi lebih transparan, akurat, dan berdampak langsung pada peningkatan PAD.
“Alhamdulillah, kita telah sepakat untuk mengadopsi aplikasi Persada. Dengan sistem ini, Insya Allah PAD Kota Jambi, khususnya dari sektor hotel dan kuliner, dapat meningkat secara signifikan,” kata Wali Kota Jambi, Maulana.
Selain kerja sama di bidang ekonomi, pertemuan tersebut juga membahas penguatan program sosial berbasis masyarakat. Salah satunya adalah pengembangan konsep Kampung Bahagia. Meski program serupa telah berjalan di Kota Malang, kedua daerah sepakat untuk saling berbagi praktik terbaik dan menjalin kolaborasi guna meningkatkan kualitas dan dampak program tersebut bagi masyarakat.
Kerja sama lintas daerah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun pengembangan inovasi daerah.
“Banyak hal yang bisa kita kerja samakan. Mudah-mudahan kolaborasi antara Kota Malang dan Kota Jambi terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan kedua kota,” tutupnya. (uda)












