Blokade Jalan Masih Berlangsung, Perusahaan Baru Kumpulkan Rp 4,9 Miliar

Blokir jalan oleh warga di depan dermaga talang duku jambi.
Blokir jalan oleh warga di depan dermaga talang duku jambi. Foto: Ramadhoni Yusal/Jambiseru.com

Jambi Seru – Sampai sore ini, Rabu (14/9/2022) warga Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi masih melakukan blokade jalan menuju Pelabuhan Talang Duku. Pihak perusahaan juga mulai melakukan pengumpulan dana sesuai janji mereka. Tapi, dana yang terkumpul baru Rp 4,9 miliar lebih.

Akibatnya, warga masih tetap bertahan melakukan blokade. Warga menuntut pihak perusahaan untuk menepati janjinya untuk memberikan biaya kompensasi sebesar Rp 8 miliar.

Sekretaris Camat Taman Rajo, Muhtazi mengatakan, setelah melakukan mediasi dan rapat bersama pihak perusahaan, sampai saat ini iuran perusahaan yang dituntut warga telah terkumpul sebesar kurang lebih Rp 4,9 miliar lebih.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Blokade Jalan ke Pelabuhan Talang Duku: Mediasi Pemkab Muaro Jambi dan Kapolda Tak Bawa Solusi

“Sampai saat ini uang iuran perusahaan yang terkumpul baru sebesar Rp 4,9 miliar lebih,” kata Muhtazi.

“Uang ini akan terus bertambah sampai terpenuhi tuntutan warga,” tambahnya.

Dikatakan Muhtazi, uang senilai Rp 4,9 miliar lebih itu, merupakan hasil iuran 14 perusahaan. Sementara 7 perusahaan lainnya belum membayar iuran tersebut.

Baca Juga : Oknum Polisi yang Ribut di Pelabuhan Talang Duku: Minta Warga Bubar dan Bongkar Tenda

“Baru 14 perusahaan yang berkontribusi. Masih ada sisa 7 perusahaan yang belum membayar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Talang Duku, Muslim menyebutkan bahwa, sesuai dengan tuntutan yang telah disepakati harus membayar sebesar Rp 8 miliar.

“Itu ada di dalam poin nomor 5. Semua tuntutan dikembalikan kepada warga,” katanya.

Baca Juga : Blokade Jalan Dermaga Talang Duku Jambi Dibuka Jika Ada Bukti Transfer Rp 8 Miliar

Selain itu, perwakilan warga, Mulya Darma menyampaikan, jika tagihan itu tidak sesuai dengan yang telah disepakati, maka warga masih tetap melakukan blokade jalan.

“Kita akan tetap blokade jalan jika uang itu tidak terpenuhi sebesar Rp 8 miliar,” tutupnya.

Pos terkait