Kapolda Jambi Pimpin Pembukaan Monitoring dan Evaluasi IKPA

kapolda jambi pimpin pembukaan monitoring dan evaluasi ikpa
Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono pimpin langsung pembukaan Monitoring dan Evaluasi IKPA Polda Jambi.Foto: Bid Humas Polda Jambi

JAMBI, Jambiseru.com – Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono pimpin langsung pembukaan Monitoring dan Evaluasi IKPA Polda Jambi tahun anggaran 2023 dan Akselerasi IKPA Polda Jambi tahun anggaran 2024.

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Kito Resort Hotel, Selasa (6/2/2024). Kegiatan pun diikuti Irwasda Polda Jambi, Kombes Pol Janus Parlindungan Siregar, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi, Burhani AS, Para Pejabat Utama Polda Jambi dan Para peserta/operator Evaluasi dan Akselerasi IKPA.

Kapolda Jambi mengatakan, penilaian IKPA Polda Jambi tahun anggaran 2023 merupakan bagian dari fungsi pengendalian yang menjadi tugas bidang pengendalian untuk mengetahui hasil capaian IKPA.

Bacaan Lainnya

Kata dia, baik pada tingkat wilayah Polda maupun pada tingkat satker Polres jajaran.

“Diharapkan hasil capaian IKPA Polda Jambi tahun anggaran 2024 mendapatkan hasil yang sempurna dari aplikasi puskeu presisi tanggal 15 Januari 2024.” kata Kapolda Jambi.

Kapolda Jambi juga berharap Semoga hasil capaian prestasi ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan sehingga pada akhir tahun anggaran 2024 semua satker/satwil jajaran Polda Jambi memperoleh nilai IKPA kategori sangat baik.

“Selasa 6 Februari 2024 pukul 10.00 wib, kegiatan Monitoring dan Evaluasi IKPA Polda Jambi tahun anggaran 2023 dan Akselerasi IKPA Polda Jambi tahun anggaran 2024 dengan resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Kapolda Jambi.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jambi, Burhani AS, dalam sambutannya Mengapresiasi Polda Jambi secara umum meraih nilai IKPA yang sangat baik selama tahun 2023.

“Hal ini sangat baik dan harus dipertahankan serta harus ditingkatkan, Laksanakan terus mekanisme pengelolaan anggaran berbasis kinerja sehingga capaian output dan realisasi anggaran optimal karena hal ini akan mencerminkan kualitas pelaksanaan anggaran,” tutup Burhani AS. (fok)

Pos terkait