Jambiseru.com – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 30 Juni 2026, menjadi saksi bisu tekanan jual yang luar biasa agresif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok hingga 3,1 persen menyentuh level terendahnya, menjadikannya kejatuhan terdalam sejak 9 Juni lalu.
Menutup sesi pertama, IHSG berada di posisi 5.679,75, merosot 141,04 poin atau minus 2,42 persen dari harga pembukaan.
Data mengejutkan datang dari pantauan Bloomberg, di mana IHSG kini resmi menyandang status sebagai indeks saham dengan kinerja terburuk pada tahun 2026.
Dibandingkan dengan lebih dari 90 indeks ekuitas global yang dilacak, pasar saham Indonesia telah terperosok lebih dari 34 persen sepanjang tahun berjalan.
Baca Selengkapnya : Di Suara.com Partner Jambiseru.com












