Tinggi, Minat Baca di Finlandia dan Swedia

Foto Istimewa.
Foto Istimewa.

JAMBISERU – Finlandia dan Swedia adalah negara dengan minat baca tinggi.

Menurut PISA 2018 (Programme for International Student Assessment), Finlandia menempati peringkat tinggi di dunia dalam kategori minat baca siswa. Selain itu, berdasarkan data dari Suomen Kustannusyhdistys (Asosiasi Penerbit Finlandia), rata-rata warga Finlandia membaca sekurang-kurangnya 47 buku dalam setahun.

Sistem perpustakaan Finlandia juga sangat baik. Finlandia memiliki lebih dari 800 perpustakaan umum dan universitas, yang menawarkan layanan gratis bagi penduduk Finlandia dan penduduk asing yang tinggal di Finlandia. Selain itu, perpustakaan di Finlandia sering dijadikan tempat untuk berbagai acara, seperti presentasi penulis, diskusi buku, dan pertemuan klub buku, yang membuat minat baca terus meningkat.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Finlandia juga memberikan perhatian khusus terhadap literasi anak-anak dan membaca, dengan mengadakan berbagai program kegiatan membaca, seperti kampanye “Reading Month” dan “Reading Night”. Pemerintah juga menyediakan dana untuk membantu perpustakaan dan mempromosikan budaya membaca.

Berikutnya Swedia. Swedia dikenal sebagai negara dengan tingkat literasi yang tinggi dan minat baca yang kuat. Menurut UNESCO, Swedia memiliki tingkat literasi dewasa 99,5% pada tahun 2018, yang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Berdasar penelitian yang dilakukan oleh Central Bureau of Statistics pada tahun 2019, sekitar 80% warga Swedia membaca setidaknya satu buku dalam setahun, dengan rata-rata membaca 7 buku per tahun. Selain itu, sekitar 70% warga Swedia memiliki anggota perpustakaan dan menggunakan fasilitas perpustakaan secara teratur.

Perpustakaan juga menjadi bagian penting dari budaya baca di Swedia. Setiap komunitas di Swedia memiliki perpustakaan kota dan desa, bahkan beberapa perpustakaan terbesar seperti Perpustakaan Umum Stockholm memiliki koleksi buku yang besar dan luas.

Pos terkait