Najwa Shihab ke DPR : Mengapa Undang-undang Disusun Sembunyi-Sembunyi?

  • Whatsapp
Najwa Shihab [suara.com/Ismail].
Najwa Shihab [suara.com/Ismail].

JAMBISERU.COM – Ini pertanyaan Najwa Shihab semalam dalam Catatan Najwa, yang menurut saya sangat tepat. Pertanyaan yang ditujukan kepada DPR inilah yang pastinya menjadi pertanyaan massa yang berdemo di depan Gedung DPR sejak Selasa (24/9/2019).

BACA JUGA : Jokowi Panggil Menristek ke Istana soal Demo Mahasiswa dan Anak STM…

Di akunnya, Najwa kembali menyampaikan kegundahan hati sebagaian masyarakat Indonesia tentang tugas DPR yang dilakukan tidak secara transparan.

Silakan Anda renungi kata-kata puitis Najwa ini, yang sangat mengena di hati dan bisa mewakili hati mereka yang berhati nurani;
@najwashihab; #CatatanNajwa, “Ujian Reformasi”. Mengapa Undang-undang disusun dengan diam-diam, lewat rapat sembunyi-sembunyi hingga larut malam.

Publik mencemaskan banyak kebijakan yang dibuat tergesa, yang disusun dengan semena-mena serta jauh dari massa.

Dengarlah suara-suara yang mengeras di mana-mana, simak baik-baik keluh-kesah yang tak berdaya.

Jangan salahkan rakyat yang memaksa elit keluar kandang, seruan baik-baik sudah sangat sering diulang-ulang.

Para politikus jangan sampai kelewat percaya diri, jangan berpikir rakyat tak mampu membangun resistensi.

Meremehkan begitu saja tujuh tuntutan mahasiswa, mencerminkan dunia elit yang makin kedap suara.

Semua usul sudah disampaikan dengan cara terbuka, jangan diabaikan sebelum semuanya berlipat ganda.

Menurut saya, jika demonstrasi dilakukan, itu adalah bentuk pemaksaan para elite keluar kandang, karena seruan baik-baik sudah sangat sering diulang-ulang, tapi tak didengarkan.

Mantap Najwa, semoga perjuangan para mahasiswa tidak sia-sia. Kini apakah DPR masih akan terus ada di masa mendatang?

BACA JUGA : Korban Demo Mahasiswa Rusuh di DPR, Faisal Amir Sudah Membaik

Warganet bilang, mungkin sudah menuju akhir;
@rikarfka; Merinding ya Allah #hidupmahasiswa.

@febriguntala_; Apa yg merasukimu DPR.

@mania.revolution; DPR kian dekat dengan akhir riwayatnya. (ndy)

Pos terkait