Karena Rp 30 Juta, Foto Bidan Masukkan Timun ke Organ Intim Viral

0
Ilustrasi foto syur. (Ist)
Ilustrasi foto syur. (Ist)

Jambi Seru – Warga Kabupaten Jembrana, Bali digegerkan oleh peredaran foto syur perempuan yang diduga seorang bidan di Puskesmas di Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Potret tersebut luas beredar di media sosial Facebook.

BACA JUGA : Heboh! Foto Syur Oknum Bidan Masukan Mentimun ke Organ Intim Tersebar…

Foto syur yang viral itu berisi gambar tak senonoh. Dalam foto itu, sang perempuan yang diduga bidan tampak memasukkan batang mentimun ke kemaluannya.

Sontak foto tersebut memantik perhatian khalayak ramai pengguna Facebook di Jembrana. Sebagian besar amat menyayangkan beredarnya foto tak senonoh itu.

Seperti diwartakan Beritabali.com—jaringan Suara.com (media partner Jambiseru.com), Selasa (11/6/2019), terdapat tiga foto bugil oknum bidan yang diunggah ke media sosial.

Ketiga foto hasil tangkapan layar video itu, kabarnya diunggah oleh oknum laki-laki yang kuat diduga kekasih sang bidan.

Kasatreskrim Polres Jembrana Ajun Komisaris Yogie Pramagita mengakui belum menerima laporan secara resmi terkait beredarnya foto tak senonoh itu.

Namun, ia menyatakan akan segera melacak dan mendalami akun yang bersangkutan, apakah dibajak atau ada maksud lain dengan mengunggah foto-foto syur tersebut.

“Belum ada laporan resmi, jika terbukti dengan sengaja menyebar foto syur, baik yang mengunggah atau yang ada dalam foto itu akan diberikan sanksi karena sudah memalukan,” ujarnya.

Beberapa warga Pekutatan, Jembrana yang dimintakn komentarnya tentang foto bugil oknum bidan tersebut mengatakan, keributan itu berawal lantaran si kekasih meminta uang Rp 30 juta kepada bidan tersebut.

Kalau tak mau memberikan Rp 30 juta, si kekasih mengancam mengunggah foto-foto dan video syur yang akan disebar di media sosial.

BACA JUGA : Viral! Istri Selingkuh Saat Ditinggal Merantau, Seorang Pria Hancurkan Rumah Miliknya

“Ramai pak, foto cewek pegawai Puskesmas. Katanya, foto itu menyebar karena kekasihnya minta uang Rp 30 juta kepada yang ada di foto itu. Namun baru dikasih Rp 10 juta. Karena belum dikasih lagi Rp 20 juta, foto-foto itu diunggah ke Facebook,” kata salah satu warga yang tidak mau disebut namanya. (ndy)

Loading Facebook Comments ...