Hasren Purja Sakti dan Harapan Baru Perindo Jambi
Oleh: Edo Guntara
Dinamika internal Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Jambi memasuki babak penting dengan munculnya sejumlah nama calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Konsolidasi internal yang digelar di Kota Jambi beberapa waktu lalu bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi penanda arah baru kepemimpinan Perindo Jambi ke depan.
Dari lima nama yang mencuat, sosok Hasren Purja Sakti (HPS) menjadi salah satu figur yang patut mendapat perhatian lebih. Bukan tanpa alasan. Di tengah kebutuhan partai akan kepemimpinan yang kuat, segar, dan memiliki basis massa yang jelas, Hasren hadir dengan kombinasi pengalaman politik, energi muda, serta kedekatan sosial dengan masyarakat akar rumput.
Sebagai anggota DPRD Merangin dua periode, Hasren telah melewati berbagai dinamika parlemen. Ia bukan politisi instan yang muncul karena momentum semata, melainkan kader yang tumbuh dari proses panjang. Bahkan, saat pertama kali dilantik pada 2019 lalu, Hasren tercatat sebagai anggota DPRD termuda di Merangin. Fakta ini menunjukkan bahwa sejak awal ia telah dipercaya publik, sekaligus mampu menjaga kepercayaan tersebut hingga kembali terpilih untuk periode kedua.
Di ruang parlemen, Hasren dikenal vokal dan berani menyuarakan kepentingan rakyat. Sikap kritis yang ia tampilkan menjadi modal penting bagi partai politik yang ingin kembali menegaskan jati diri sebagai saluran aspirasi masyarakat. Dalam konteks Perindo Jambi, figur seperti Hasren berpotensi memperkuat citra partai sebagai kekuatan politik yang responsif dan tidak elitis.
Lebih dari sekadar pengalaman politik, Hasren juga memiliki keunggulan dalam relasi sosial kemasyarakatan. Kedekatannya dengan masyarakat, terutama di daerah pemilihan Merangin IV, menjadi bukti bahwa politik tidak selalu harus berjarak. Modal sosial ini sangat penting bagi Perindo yang tengah berupaya memperluas basis dukungan di daerah-daerah.
Tantangan Perindo Jambi ke depan tentu tidak ringan. Partai membutuhkan pemimpin yang tidak hanya piawai secara administratif, tetapi juga mampu mengonsolidasikan kader, membangun komunikasi lintas daerah, serta menghadirkan semangat baru bagi mesin partai. Dalam konteks inilah, Hasren Purja Sakti dinilai memiliki kapasitas dan legitimasi yang memadai.
Akhirnya, keputusan memang berada di tangan forum tertinggi partai melalui Rapimnas. Namun, jika Perindo Jambi ingin melangkah dengan wajah baru dan energi baru, maka memberi ruang kepada figur muda berpengalaman seperti Hasren Purja Sakti bukanlah pilihan yang keliru, melainkan sebuah investasi politik jangka panjang.(*)












