Jemput Terdakwa Tak Pakai Seragam, Jaksa Sungai Penuh Dipolisikan

  • Whatsapp
Foto: Yogi/Jambiseru.com
Foto: Yogi/Jambiseru.com

Jemput Terdakwa Tak Pakai Seragam, Jaksa Sungai Penuh Dipolisikan

JAMBISERU.COM – Dua orang oknum Kejaksaan Sungai Penuh dilaporkan ke Mapolda Jambi oleh Siti Aminah, atas perbuatannya yang diduga telah memasuki perkarangan tanpa izin.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : 677 Karyawan Di-PHK, PT Indosat Siap Rekrut TKA India, Pakistan dan Banglades

Hal ini terjadi pada Jumat (20/8/2020) lalu, di Jalan Komplek Teluk Permai, Nomor 37, RT 37, Kelurahan Simpang Empat Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Selaku Kuasa Hukum Siti Aminah, Albertus Bangun, menjelaskan, pada saat itu pihFak Kejaksaan Sungai Penuh dan Polsek Telanaipura mendatangi rumah tersebut dengan maksud untuk menjalankan perintah putusan Mahkamah Agung (MA) untuk menjemput terpidana Ibnu Ziady, kasus korupsi irigasi di Sungai Penuh.

“Namun, oknum tersebut tidak memakai baju dinas. Kemudian melaporkan ke ketua RT menanyakan rumah terpidana. Pak RT sudah menanyakan surat perintah, namun mereka tidak menunjukakannya,” ujarnya, usai membuat laporan, Jumat (4/9/2020).

Setibanya di rumah Ibnu Ziady, oknum tersebut melihat pintu dan pagar dalam keadaan tertutup. Namun, oknum tersebut langsung memanjat pagar dan mengedor rumah tersebut.

Sesudah memasuki perkarangan rumah, oknum tersebut menggedor rumah dengan cara kasar, kemudian anak yang di bawah umur, keluar dan dicerca dengan berbagai pertanyaan.

Menurutnya, oknum tersebut melaksanakan tugas pada hari libur, yaitu Kamis (20/8/2020). Juga anak yang dicerca dengan berbagai perntanyaan tersebut mengalami trauma, hingga saat ini. Selain itu, pot yang berda di dalam perkarang rumah juga pecah.

“Jadi tindakan kekerasan juga ada terhadap anak tersebut. Pot bunga juga pecah. Selain itu, pihak Polsek Telanaipura juga tidak melarang oknum tersebut memanjat pagar, seperti ada pembiaran,” tambahnya.

Albert melanjutkan, atas perbuatannya, para oknum Kejaksaan tersebut dilaporkannya ke Mapolda Jambi.

“Nama oknum tersebut, yaitu, Kasi Pidsus, Sudarmanto, Agung dan kawan-kawannya. Selain itu, kita akan buat laporan lagi untuk pihak Polsek Telanaipura. Ada kok video rekaman CCTVnya,” tutupnya.

Terpisah, menurut Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Lexi Fatharoni, saat dikonfirmasi terkait perbuatan Kejaksaan Sungai Penuh, menjelaskan, pihaknya belum menerima terkait laporan jaksa yang dilaporkan ke polisi terkait pengeksekusian.

Dikatakannya, jadi Jaksa yang bersangkutan sedang melaksanakan pengeksekusian pidana badan terhadap terpidana Ibnu Ziady.

“Apabila yang bersangkutan memang melaporankannya ke Polda Jambi, berarti memang ada upaya melawan ke petugas,” tegasnya.

Lexi menambahkan, langkah yang akan dilakukan pihaknya adalah menangkap terpidana.

“Kita akan menangkap terpidana dan memasukannya ke penjara,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Telanaipura Akp Yumika, saat dikonfirmasi, menjelaskan, saat itu pihaknya hanya mendampingi Kejaksaan Sungai Penuh untuk mengeksekusi terpidana.

Baca Juga : Kemenag Upayakan Gaji Guru Honorer segera Naik

“Kami hanya mendamoingi saja,” tandasnya. (Yog)

Pos terkait