Bunny, Gadis 20 Tahun Fokus Jual Foto Dewasa Hingga Bisa Beli Rumah Rp 3,9 Miliar

ilustrasi-model-menawan-model-telanjang-naked-model-model-bugil
Ilustrasi model telanjang [shutterstock]

Kisah Gadis 20 Tahun, Fokus Jual Foto Seksi Hingga Bisa Beli Rumah Rp 3,9 Miliar

JAMBISERU.COM – Perempuan 20 tahun asal Inggris mengaku mampu mengumpulkan banyak uang dengan berjualan foto menawan secara daring. Dia bahkan sanggup membeli rumah mewah senilai 210 ribu poundsterling atau sekitar Rp 3,9 miliar.

BACA JUGA: Berdurasi 48 Detik, Video Mesum Dua Pelajar Viral

Perempuan ini sempat bekerja sebagai karyawan perusahaan retail saat berusia 16-18 tahun. Namun, dia memutuskan untuk keluar setelah akun OnlyFans miliknya semakin populer.

Menggunakan nama akun BunnyRoseX, dia bisa mengumpulkan pendapatan bersih hingga 2.500 poundsterling atau sekitar Rp 46,7 juta per bulan. Itu berasal dari penjualan foto menawan dan video serupa.

Tak heran jika dia bisa membeli banyak barang mewah, termasuk rumah senilai miliaran. Dia juga suka liburan tanpa pusing memikirkan kondisi keuangannya lagi.

ilustrasi-foto-model-menawan
Ilustrasi foto model menawan. (Unsplash/Verne Ho)

Selain pembayaran tunai, Bunny juga sering menerima hadiah dari penggemarnya.

“Apa saja seperti tas, sepatu, hingga uang. Namun, kami sebenarnya lebih suka voucher Amazon karena tidak ingin orang lain mendapatkan alamat kami,” kata dia, dilansir Suara.com–media partner Jambiseru.com dari Daily Star.

Fakta menariknya, ternyata Bunny sudah bertunangan. Dia juga bilang bahwa keluarganya sangat mendukung pilihan kariernya sekarang.

Hubungan asmara dengan sang tunangan bahkan terasa lebih baik berkat pekerjaannya menjual foto menawan.

“Jelas ini berdampak positif pada wikwik. Tapi, Anda perlu membuat batasan yang jelas antara pekerjaan dan hubungan asmara,” ungkap dia.

Bunny tentu merasa beruntung mendapat dukungan penuh dari orang terdekat. Pasalnya, tidak semua orang bisa menerima pilihannya itu.

BACA JUGA: CE : “Lamaran” ke Sukandar Sebatas “Tunangan”

“Saya benci saat orang-orang sangat menghakimi, tidak perlu begitu. Saya paham pandangan beberapa orang tapi saya tidak perlu mendengarnya sampai 1.000 kali,” ujarnya. (put)

Pos terkait