Penagihan Pajak O-Parking Unja Dilimpahkan ke Kejaksaan

parkir unja
Gerbang parkir di Unja. Foto: Uda/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM, Sengeti – PT Lima Anak Bangsa (LAB), selaku pengelola O-Parking di Kampus Universitas Jambi, hingga kini belum menyetor pajak daerah ke Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

BACA JUGA: Penderita ISPA Meningkat, Dinkes Tebo Bagikan 60 Ribu Masker ke Warga

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Muaro Jambi, Faturahman membeberkan bahwa, pihaknya telah berulang kali melalukan upaya penagihan, namun PT LAB tidak kunjung memenuhi kewajibannya.

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, pihaknya secara resmi telah memberi kuasa kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaro Jambi untuk menagih pajak daerah kepada pihak O-Parking.

“Penagihan pajak daerah terhadap PT LAB saat ini ditangani Kejari. Kita serahkan kewenangan penagihan dengan surat kuasa secara resmi,” beber Faturahman, Kamis (22/8/2019).

Faturahman menyebutkan bahwa, penagihan pajak daerah dari pengelola O-Parking masih dalam proses. BPPRD Muaro Jambi mempercayakan proses penagihan itu sepenuhnya kepada Kejari Muaro Jambi.

“Sampai hari ini pihak O-Parking belum membayar pajak daerah, kita percayakan sepenuhnya kepada kejaksaan,” katanya.

Lebih lanjut, Faturahman menegaskan bahwa, dalam pemungutan pajak daerah, pihaknya mengedepankan cara persuasif. BPPRD mengawalinya melalui tahapan sosialisasi serta melayangkan surat untuk mengingatkan wajib pajak.

“Semua tahapan sudah kita lakukan, tapi mereka belum juga membayar. Makanya kita limpahkan ke kejaksaan. Mudah-mudahan proses ini segera membuahkan hasil,” tegasnya.

BACA JUGA: Listrik Sering Padam, Pedagang di Mendalo Kesal

Untuk diketahui, pemungutan pajak daerah terhadap pengelolaan parkir diatur dalam Perda Muaro Jambi No.18 Tahun 2016. Pihak pengelola O-parking wajib mengeluarkan pajak daerah sebesar 30 persen dengan menggunakan sistim Self Assesment (penghitungan sendiri). Angka 30 persen itu dihitung dari pemasukan yang diterima perusahaan.(uda)

Pos terkait