Cak Imin Ancam PKB Bakal Tinggalkan Gerindra, Buntut Isu Duet Prabowo-Ganjar

Prabowo subianto
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo subianto. (pikiran-rakyat.com)

Jambi Seru – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ancam PKB bakal tinggalkan Gerindra. Ancaman itu buntut isu duet Prabowo-Ganjar sebagai Capres dan Cawapres.

Dikatakan Cak Imin, PKB siap membuat komposisi baru demi memenangkan Pemilu 224 mendatang. Ia juga menyebutkan, ada pontensi PKB bakal mundur dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

“Saya bikin komposisi lain (jika duet Prabowo-Ganjar terealisasi),” ujarnya saat ditemui di DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2022).

Bacaan Lainnya

“Kita lihat nanti (apakah bisa keluar dari koalisi Gerindra-PKB),” ujarnya, seperti mengutip dari laman pikiran-rakyat.com, jaringan media indonesiadaily.co.id (partner jambiseru.com) dari artikel yang berjudul Terkait Duet Prabowo-Ganjar, Cak Imin Ancam PKB ‘Cerai’ dari Gerindra.

Gerindra-PKB Deadlock

Cak Imin mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan yang mengingat terkait capres dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

Musababnya, masing-masing antara Prabowo Subianto dan Cak Imin sama-sama berambisi kuat mengincar kursi RI 1.

Cak Imin menyebut dirinya telah diamanatkan partai untuk maju sebagai capres. Hal itu tertuang dalam hasil Muktamar PKB yang digelar pada 2019 lalu.

Menurut dia PKB tidak menutup kemungkinan kembali menggelar Muktamar untuk merubah konsensus partai.

Hal itu bisa dilakukan jika hasil negosiasi bersama rekan koalisi tidak membuahkan hasil Cak Imin sebagai capres.

Di samping itu, keputusan capres-cawapres Gerindra-PKB juga masih menunggu komunikasi bersama partai lain yang akan bergabung ke dalam koalisi ini.

Pos terkait

banner pln