Di Muaro Jambi, Developer Bakal Diwajibkan Bangun TPS dan Lokasi Makam

Kadis Perkim Muaro Jambi, Riduwan
Kepala Dinas Perumahan dan Permukimam (Perkim) Kabupaten Muaro Jambi, Riduwan. Foto: Uda/Jambiseru.com

JAMBISERU.COM, Sengeti – Pengembang atau Developer tidak bisa lagi semena-mena membangun perumahan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Karena Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah mengatur agar pengembang mendahulukan pembangunan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) sebelum membangun unit rumah.

BACA JUGA: Sukandar Nyatakan Siap Maju Pilgub Jambi 2020, Jika…

Kepala Dinas Perumahan dan Permukimam (Perkim) Kabupaten Muaro Jambi, Riduwan, menyampaikan bahwa, Pemkab Muaro Jambi saat ini telah memiliki Perda tentang penyerahan parasarana dan sarana utilitas perumahan. Pelaksanaan Perda itu tinggal menunggu peraturan bupati (Perbub) sebagai turunannya.

Bacaan Lainnya

“Perbubnya sedang disiapkan, dalam waktu dekat ini mungkin sudah siap,” kata Riduwan, Kamis (20/6/2019).

Ridwan menjelaskan bahwa, ada kewajiban bagi pengembang untuk menyiapkan fasilitas umun berupa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di lokasi perumahan. Pembangunan TPS ini wajib dilengkapi dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Pembangunan TPS perumahan harus dilengkapi IMB, ini salah satu aturan yang kita wajibkan kepada pengembang,” jelas Riduwan.

Kata Riduwan, TPS menjadi perhatian Dinas Perkim Muaro Jambi, karena selama ini cukup banyak perumahan yang tidak menyediakan TPS. Dampaknya, warga penghuni perumahan kesulitan dalam mengelola sampahnya.

“Kalau TPS tersedia, kami dari Dinas Perkim tentu akan lebih mudah untuk mengurus sampah yang ada di perumahan tersebut,” cetusnya.

Selain itu, para pengembang turut diingatkan agar menyediakan areal atau lokasi makam/kuburan bagi warga perumahan. Fasilitas ini termasuk bagian dari kewajiban dari pengembang sebelum membangun perumahan.

“Areal kuburan juga harus disiapkan. Itu merupakan kewajiban mereka,” sebutnya.

Lanjut Riduwan, ada opsi apabila pengembang tidak mampu menyediakan areal kuburan. Pengembang boleh berkoordinasi dengan pemerintah desa agar mengizinkan penggunaan TPU milik desa setempat.

BACA JUGA: Lebih Cepat, Sidang Sengketa Pilpres 2019 Keempat Cuma Tiga Jam

“Intinya, pengembang harus mengupayakan mencari tanah untuk lokasi kuburan terhadap warga perumahan itu. Lokasinya tidak di dalam perumahan, tapi di luar perumahan,” tandasnya. (uda)

Pos terkait