Pelatihan Pengembangan Kapasitas TRC BPBD Muaro Jambi Dibuka

img 20240228 wa0088
img 20240228 wa0088

Muaro Jambi, jambiseru.com – Penjabat (Pj) Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah membuka langsung kegiatan pelatihan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi tahun 2024.

Pantauan di lapangan, para peserta yang berjenis kelamin laki-laki terlihat berbaris dengan rapi dan kompak dengan setelan rambut potongan cepak. Selain itu, beberapa perempuan juga terlihat mengikuti kegiatan pelatihan ini.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muaro Jambi Alias menyampaikan, para peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini berjumlah sebanyak 100 peserta.

Bacaan Lainnya

Pada kegiatan pelatihan ini, kata dia, ada beberapa komponen yang akan diikuti oleh seluruh peserta yang ikut, diantaranya kemampuan akademik, kesehatan dan fisik.

“Peserta yang mengikuti kegiatan hari ini lebih kurang 100 orang. Mudah-mudahan kegiatan ini diikuti dengan baik oleh seluruh peserta,” kata Alias kepada pewarta.

Alias mengatakan, bahwa TRC ini sangat membutuhkan pengetahuan yang cukup serta fisik yang kuat, oleh karena itu seluruh anggota TRC harus dilakukan pembinaan.

Selain itu, katanya, pihaknya turut mengucapkan rasa terima kasih kepada Pj Bupati Muaro Jambi karena telah memberikan support penuh kegiatan ini.

“Pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa kegiatan bukan kegiatan cerimonial saja. Saya pastikan itu untuk melakukan evaluasi terhadap rekan-rekan semua, tunjukkan kinerja saudara sehingga bisa sesuai dengan harapan, memenuhi passing grade,” katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan, bahwa dirinya turut memberikan apresiasi apa yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Muaro Jambi ini.

Selain itu, kata dia, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang telah melatih para anggota TRC BPBD Kabupaten Muaro Jambi.

“Kalau hari ini saudara dikumpulkan dilakukan pelatihan artinya saya pengen kompetisi saudara lebih daripada yang lain yang namanya bencana tidak mengenal waktu tidak mengenal tempat dan kejadiannya bisa datang secara tiba-tiba kalau TRC tidak siap maka bencana akan banyak memakan korban,” kata Bachyuni Deliansyah dihadapan para peserta.

Bachyuni Deliansyah mengatakan, bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat beberapa waktu lalu sudah melakukan MoU dengan Kepala staf angkatan Darat terkait dengan kebencanaan.

Setiap kegiatan kebencanaan, katanya, Angkatan Darat akan hadir di tengah-tengah untuk membantu terkait pekerjaan kebencanaan dan itu juga tertuang dalam surat keputusan panglima TNI bahwa ada dua yang pertama tentara Nasional Indonesia mempunyai tugas pokok melakukan menjaga keamanan ketertiban masyarakat melalui status darurat perang.

“Yang kedua, melalui status darurat sipil darurat untuk membantu kegiatan pemerintah daerah dalam segi kebencanaan artinya, sekarang yang dilatih memang harus satu rumpun dengan TNI angkatan Darat ini sudah ada MoU,” tutupnya.(uda)

Pos terkait