Kasus PPPK Kabupaten Merangin, Polres Merangin Jadwal Ulang Pemanggilan Sekda dan Kadis Pendidikan

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

MERANGIN, JambiSeru.Com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Merangin tengah menyelidiki laporan kasus dugaan kecurangan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kabupaten Merangin tahun 2023.

Kapolres Merangin melalui Kasat Reskrim IPTU Mulyono dikonfirmasi media ini mengatakan, telah memanggil pihak terlapor dan kepala sekolah untuk diminta keterangan.

“Sejumlah pihak sudah kita panggil, mulai dari terlapor dan kepsek. BKN juga sudah kita surati,” kata Mulyono.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Mulyono, pihaknya telah dua kali menyurati Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) PPPK yang tak lain Sekda Merangin untuk klarifikasi.

“Kita akan memanggil ketua panselda dalam hal ini Pak Sekda, karena sudah dua kali kita undang beliau selalu ada acara diluar kota, maka akan kita jadwalkan kembali,”ujarnya. Selasa (27/2/2024).

Selain itu, Satreskrim juga akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Merangin untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan kecurangan seleksi PPPK tersebut.

Ditanya terkait unsur pidana manipulasi data yang diduga dilakukan oleh pihak terlapor,?

“Nantinya ada, baik itu orang yang membuat, mempergunakan dokumen yang tidak sesuai dengan aslinya atau kebenarannya diragukan itu ada konsekuensinya, ada pidananya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, DPD Ormas PEKAT-IB kabupaten Merangin resmi melaporkan dugaan kecurangan seleksi PPPK guru ke Polres Merangin 8 Januari 2024 lalu.

Pada laporan tersebut, sedikitnya 9 orang PPPK terindikasi curang, karena diduga tidak berstatus sebagai guru kontrak atau tenaga honorer guru.

Sebelumnya, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga turun langsung ke kabupaten Merangin guna memanggil PPPK guru yang terindikasi curang di Rumah Dinas Sekda Merangin, hanya saja Pemkab Merangin masih menunggu keputusan BKN.(*)

Pos terkait