Disetujui Menkes, RSUD Kerinci Tipe C Ditargetkan Beroperasi Awal 2027

Disetujui Menkes, RSUD Kerinci Tipe C Ditargetkan Beroperasi Awal 2027
Disetujui Menkes, RSUD Kerinci Tipe C Ditargetkan Beroperasi Awal 2027.Foto: Oga/Jambiseru.com

KERINCI, Jambiseru.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat pembangunan sektor kesehatan daerah. Kabar penting datang dari pemerintah pusat setelah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyetujui percepatan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci menuju rumah sakit Tipe C.

Pembangunan rumah sakit tersebut direncanakan dimulai pada tahun 2026 dan ditargetkan sudah mulai beroperasi pada awal tahun 2027. Lokasi pembangunan dipusatkan di kawasan Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, yang dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Kerinci.

Persetujuan itu disampaikan langsung Menteri Kesehatan saat menerima usulan dari Bupati Kerinci, Monadi, dalam agenda resmi bersama pemerintah daerah di Provinsi Jambi. Pertemuan tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi dan sejumlah kepala daerah lainnya.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap pembangunan RSUD Tipe C di Kabupaten Kerinci. Bahkan, Menkes meminta agar rumah sakit tersebut sudah dapat mulai beroperasi pada awal tahun 2027.

Bupati Kerinci, Monadi, menyambut positif dukungan pemerintah pusat tersebut. Ia menilai pembangunan RSUD Tipe C menjadi langkah besar dalam pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kerinci.

Menurut Monadi, selama ini masyarakat masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan lanjutan. Tidak sedikit pasien yang harus dirujuk ke Kota Jambi maupun daerah lain untuk mendapatkan penanganan medis spesialis.

“Kami ingin masyarakat Kerinci mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas tanpa harus dirujuk jauh ke luar daerah,” ujar Monadi, Minggu (24/5/2026).

RSUD Tipe C nantinya akan dilengkapi berbagai layanan spesialis dasar seperti penyakit dalam, bedah, anak, kebidanan dan kandungan, radiologi, laboratorium lengkap, hingga fasilitas rawat inap yang lebih memadai.

Pemerintah daerah juga menyiapkan konsep rumah sakit modern dengan lingkungan yang nyaman, asri, dan ramah bagi pasien. Selain fokus pada pelayanan medis, rumah sakit ini diharapkan mampu menghadirkan suasana pemulihan yang lebih baik bagi masyarakat.

Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, pembangunan RSUD Tipe C juga diprediksi mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran rumah sakit baru akan membuka peluang kerja bagi tenaga medis, perawat, tenaga administrasi, hingga sektor pendukung lainnya seperti UMKM, transportasi, dan usaha penginapan. (Oga)

Pos terkait