MUARO JAMBI, Jambiseru.com – Puluhan murid dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, Jumat (30/1/2025) siang.
Pantauan di lapangan menunjukkan anak-anak terus berdatangan ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti sejak siang hari. Mereka datang bergantian dengan keluhan muntah, diare, badan lemas, hingga gemetar.
Fitriani, salah satu orang tua murid di sekolah tingkat RA, mengatakan anaknya mulai menunjukkan gejala tak lama setelah tiba di rumah.
“Sekitar jam sebelas siang masih normal. Setelah makan di sekolah dan sampai rumah, anak saya muntah-muntah. Bibirnya sampai biru, badannya gemetaran,” katanya.
Menurut Fitriani, sebelum menyantap makanan dari sekolah, anaknya tidak mengonsumsi makanan lain. “Hanya makan dari sekolah,” ujarnya.
Kasus serupa dialami murid SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti. Ratih, orang tua salah satu murid, menyebut anaknya sempat terlihat sehat sepulang sekolah. Namun beberapa saat kemudian, gejala muncul.
“Awalnya tidak apa-apa. Setelah itu baru muntah dan mencret. Di sekolah makan soto dari MBG,” kata Ratih.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan murid yang diduga keracunan tersebut berasal dari sekolah-sekolah penerima distribusi makanan SPPG Wilayah Sengeti, penyedia menu dalam program MBG. (uda)












