Hampir 3 Bulan, Kasus Penemuan Mayat di Pulau Pandan Belum Terkuak

  • Whatsapp
Ilustrasi mayat. (Ist)
Ilustrasi. (Ist)

Hampir 3 Bulan, Kasus Penemuan Mayat di Pulau Pandan Belum Terkuak

JAMBISERU.COM – Kasus penemuan mayat yang ditemukan mengapung di Pulau Pandan, Kota Jambi masih belum terkuak. Satreskrim Polresta Jambi, sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Tak Bergairah Dengan Suami, Perempuan di Merangin Tiduri 2 Pria Sekaligus

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi Hary Haryanto, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat yang mengambang di Sungai Batanghari, di kawasan Pulau Pandan tersebut.

“Iya, masih dilakukan penyelidikan,” katanya, Jumat (29/5/2020).

Hary menambahkan, saat ini pihaknya tengah meminta keterangan dari saksi-saksi yang bersangkutan dengan korban. Namun sayanya, pihaknya cukup kesulitan dalam meminta keterangan dari para saksi tersebut.

“Dikarenakan tempat tinggal saksi banyak dari luar daerah ditambah covid-19 ini, jadi terhambat,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Pulau Pandan di hebohkan dengan penemuan mayat yang mengapung di permukaan Sungai Batanghari. Tepatnya di sekitar PDAM Pulau Pandan, ternyata sudah tiga hari hilang dan dicari keluarga.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Biru (Jambiseru), sosok jasad tersebut berjenis kelamin pria degan inisial HA (33), warga Sumatera Barat. Sebelum HA hilang, HA mengaku ke pihak keluarga pergi ke Pekan Baru.

Kemudian, pihak keluarga pergi ke Pekan Baru untuk mencarinya. Namum, keluarganya malah mendapatkan kabar bahwa HA ditemukan di Kota Jambi dan sudah mengambang di sekitaran Sungai Batanghari.

Baca Juga : Polresta Jambi Tetap Buka Layanan SIM

Lalu, saat HA diketemukan ia mengenakan baju kaos warna coklat, celana jeans biru dan masih mengenakan jam tangan warna hitam di tangan kirinya. Selain itu, ia juga sedang menggenakan tas yang berisi batu. (Yog)

Pos terkait