“Yang pertama, jalan itu jalan masyarakat umum yang dilalui oleh 3,6 juta rakyat Jambi. Bayangkan ada warga dari Sarolangun, Merangin, Kerinci, Bungo dan Tebo kena macet 5 sampai 6 jam. Atau ada yang koma dan ingin berobat, bayangkan susahnya dia. Ini yang perlu kita pahami, dan perlu pemahaman dari sopir-sopir kita ini. Jangan mereka paksakan itu semua,” sebutnya.
“Ingat bahwa ada nyawa-nyawa lainnya yang membutuhkan ketenangan, kenyamanan melalui jalur Merangin, Sarolangun, Mandiangin hingga ke Talang Duku,” tutupnya. (uda)












