Cerpen Monas Junior: Kita Semua Anak-anak

Ilustrasi cerpen lagi
Ilustrasi cerpen lagi

Habis Magrib, Ustadz Ayub termenung di atas sajadah. Ia masih kepikiran Firdaus. Berkali-kali wajah remaja yang bertubuh penuh cahaya itu terbayang di matanya.

Ia bahkan sudah bertanya ke ustadz-ustadz lain dengan pengalaman gaib yang dialaminya. Namun para sahabat mengaku tak pernah bersentuhan langsung dengan apa yang diceritakan Ayub. Sehingga mereka kurang paham. Bahkan tak tahu apa yang harus dilakukan.

“Kita semua anak-anak, Ustadz…”

Bacaan Lainnya

Kata-kata Firdaus itu juga terus terngiang-ngiang di telinga Ayub. Apa maknanya?

Sekian tahun berguru agama, bertahun-tahun di Mesir, hari ini Ayub dibuat kosong. Ia seketika hampa. Ilmunya tak cukup mencapai fenomena bertemu dengan Firdaus, sang remaja MAN itu.

Malam itu, Ayub menutup ibadahnya dengan dzikir yang banyak. Dan tertidur dengan bibir tersenyum damai.

Pos terkait