Cerpen

Cerpen Monas Junior: Kita Semua Anak-anak

Cerpen Monas Junior: Kita Semua Anak-anak Gedung sekolah MAN Cendekia 2 lantai di kota ini sedang sepi. Proses belajar mengajar masih online sejak pandemi melanda. Tak ada sesiapa. Lapangan basket yang biasanya dijadikan pelataran parkir dan dipenuhi motor para siswa, sekarang terlihat kotor dengan dedaunan menyampah di atasnya. Pagi itu

Cerpen

Cerpen Monas Junior : Huek

Huek! Huek! Huek! “Begitu, Mas!” Tia, gadis usia 17 itu merutuk-rutuk, tapi bibirnya masih sibuk mengunyah coklat pemberian pamannya yang kini tengah mengerutkan kening, sambil menatapnya. “Setiap kali kau menanyakannya?” “Setiap kali.” “Seberapa waktu?” “Tak terhitung, lah.” Cokelat itu telah bersisa bungkus kertas mengkilat saja di tangannya. Kemudian larut dibawa

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.